Senin, 09 Mar 2020 18:40 WIB

Kata Pakar soal Dampak Mengonsumsi Multivitamin Setiap Hari

Yudistira Imandiar - detikHealth
Multivitamin Foto: shutterstock
Jakarta -

Mengonsumsi multivitamin dipercaya dapat menambah suplai energi tubuh. Lantas, apakah multivitamin baik untuk dikonsumsi setiap hari?

Pada dasarnya, vitamin dan mineral dibutuhkan tubuh untuk memproses karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi. Kekurangan vitamin dan mineral akan mengakibatkan terjadinya kondisi defisiensi vitamin, sehingga menyebabkan masalah pada tubuh.

Seperti diungkapkan Medical Manager Divisi Kalbe Consumer Healt PT Kalbe Farma Tbk, dr Helmin Agustina Silalahi, ada beberapa tanda yang mengindikasikan defisiensi. Pertama, yaitu seseorang menjadi mudah lelah. Kedua, orang yang mengalami defisiensi sering merasa ngantuk. Dalam kondisi yang sudah parah, defisiensi menyebabkan jatuh sakit.

Untuk memenuhi jumlah vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh, cara terbaik adalah mematuhi takaran piramida makanan. Dalam piramida tersebut, diatur setiap porsi makanan harus memiliki unsur karbohidrat dan sayur-sayuran yang sama banyak. Berikutnya, lauk pauk dengan jumlah lebih sedikit ditambah buah-buahan.

Namun, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdes) 2018, jumlah orang di Indonesia yang sudah tercukupi konsumsi sayur dan buahnya kurang dari lima persen. Hal itu menandakan masih banyak orang yang makan dengan proporsi nutrisi yang tidak sesuai.

Menurut dr Helmin, mengonsumsi multivitamin dapat menjadi alternatif buat memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral tubuh. Jika asupan vitamin dan mineral dari makanan yang dikonsumsi masih kurang, tidak masalah mengonsumsi multivitamin setiap hari sesuai takaran yang dianjurkan.

"Dari sisi medis, kalau bisa mengonsumsi piramida makanan yang seimbang nggak butuh suplemen," ujar dr Helmin dalam acara workshop Women Speak Up With Fatigon di Kemang, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020).

"Tapi kenyataannya, terbukti dari riset kesehatan dasar tahun 2018 jumlah orang yang makan sayur (sesuai kebutuhan tubuh) sangat sangat kecil. Padahal sayur sumber serat, vitamin, mineral. Jadi mau gak mau, apalagi dengan kepadatan aktivitas kita harus menambah (konsumsi) suplemen, apalagi sekarang ini dengan kondisi lingkungan banyak penyakit," lanjut dr Hermin.

Adapun multivitamin yang baik untuk tubuh harus mengandung unsur yang memang dibutuhkan tubuh. Sebab, fungsi multivitamin adalah menggantikan nutrisi yang tidak diperoleh dari makanan, bukan menambahkan zat selain yang terdapat pada makanan.

dr Helmin menampik anggapan konsumsi multivitamin bisa menyebabkan ketergantungan. Selama dikonsumsi dalam jumlah yang tepat, multivitamin memberikan dampak yang baik untuk tubuh.

"Karena kita nggak bisa mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin dan mineral, bisa digantikan dengan kapsul (suplemen)," jelasnya.



Simak Video "Gerah! Kenapa Musim Kemarau Kali Ini Terasa Panas Banget?"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/up)