Selasa, 10 Mar 2020 12:39 WIB

Lingkaran Donald Trump Dikarantina, Presiden AS Terancam Virus Corona?

Firdaus Anwar - detikHealth
U.S. President Donald Trump speaks about tax reform in Harrisburg, Pennsylvania, U.S., October 11, 2017.   REUTERS/Joshua Roberts Ada kekhawatiran Presiden AS Donald Trump terinfeksi virus corona. (Foto ilustrasi: REUTERS/Joshua Roberts)
Jakarta -

Dua anggota kongres yang dekat dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan menjalani karantina sendiri (self-quarentine). Hal ini dilakukan karena keduanya melakukan kontak dengan seorang pasien yang positif terinfeksi virus corona COVID-19 bulan Februari lalu.

Anggota Partai Republik Matt Gaetz mengaku tak memiliki gejala sakit, namun untuk berjaga-jaga tetap mengisolasi diri di rumahnya. Matt sempat berkendara bersama Trump di mobilnya dan juga naik ke pesawat kepresidenan.

Pada hari Senin (9/3/2020), Gedung Putih menegaskan bahwa Trump tidak menjalani tes untuk virus corona karena memang tidak diperlukan. Trump sendiri tidak berkomentar apa-apa ketika ditanya langsung oleh wartawan.

"Presiden tidak menjalani tes COVID-19 karena dia tidak melakukan kontak langsung dalam jangka waktu panjang dengan pasien yang dikonfirmasi memiliki COVID-19 dan tidak menunjukkan gejala. Kondisi Presiden Trump sehat dan dokter akan terus memantaunya," kata Sekretaris Gedung Putih Stephanie Grisham seperti dikutip dari CNN, Selasa (10/3/2020).

Wakil Presiden AS Mike Pence yang juga meminpin satgas penanganan virus corona mengaku tidak tahu pastinya langkah apa yang direkomendasikan dokter untuk Trump.

Kepala Staf Gedung Putih yang baru terpilih, Mark Meadows, juga mengkarantina diri usai menghadiri acara yang sama dengan pasien positif virus corona.



Simak Video "Obat COVID-19 Donald Trump Dikembangkan dari Sel Janin Aborsi?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)