Rabu, 11 Mar 2020 18:13 WIB

Viral Soal Risiko Kontaminasi Corona di KRL Depok-Bogor-Kota

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Penumpang KRL Commuter Line menggunakan sarung tangan plastik untuk cegah virus corona. Penumpang KRL menggunakan sarung tangan plastik di tengah kepanikan menghadapi virus corona (Foto: Sarah Oktaviani Alam/detikHealth)
Jakarta -

Penyebaran virus corona sampai saat ini semakin meluas. Hal ini menjadi penyebab semakin bertambahnya pasien suspek maupun yang positif virus tersebut.

Dalam penularannya, virus corona bisa menular dengan droplet atau hanya bisa terjadi saat berada di dekat penderita. Ini sangat mungkin terjadi di sarana transportasi yang tertutup dan padat penumpang. Wilayah KRL 2 yakni rute Bogor-Depok-Jakarta Kota disebut-sebut punya risiko kontaminasi yang tinggi.

Sebuah foto viral menyiratkan hal tersebut. Slide presentasi dalam foto tersebut menyebutkan risiko kontaminasi terbesar terjadi di wilayah KRL-2 atau rute Bogor-Depok-Jakarta Kota. Narasi tersebut tercantum dalam slide berjudul Waspada Risiko COVID-19 via Transportasi Publik.

"Yang pertama di transportasi massal ya, sudah ada," jawab juru bicara pemerintah dalam penanganan virus Corona yang juga Dirjen P2P Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2020).

Selain di transportasi umum atau massal ini, adapun orang-orang yang sangat rentan terhadap virus corona, salah satunya perokok.

"Merokok itu bisa merusak sel dinding sepanjang saluran napas. Ini akan memudahkan kalau terjadi infeksi," jelasnya.

"Ya kalau mau berhenti merokok ya berhenti saja, nggak usah nunggu COVID," imbuhnya.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)