Rabu, 11 Mar 2020 18:50 WIB

Mantan Menkes Sarankan Anak-anak Tak Cium Tangan untuk Cegah Corona

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek akhirnya membuka daftar rumah sakit yang menerima vaksin palsu. Ada 14 rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang disebut menerima vaksin palsu. Mantan Menkes RI Nila F Moeloek (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta -

Cara untuk mencegah penularan virus corona selain selalu menjaga kebersihan yakni diusahakan menghindari kontak langsung dengan orang yang sakit. Selain itu beberapa negara lain sudah mulai untuk tidak melakukan jabat tangan karena perilaku tersebut dinilai mudah menularkan virus.

Mantan Menteri Kesehatan periode 2014-2019, Nila F Moeloek, menyebut mengurangi kontak langsung dengan orang lain bisa menjadi salah satu cara efektif mencegah penularan. Namun ia mengatakan sosialisasinya tidak hanya dilakukan oleh sektor kesehatan saja.

"Kesehatan tidak mungkin berdiri sendiri, bekerja sendiri. Lintas sektor, lintas kementerian diperlukan. Tadi misalnya kritik kalau anak-anak itu tadi sudah diajarkan tidak ada salaman, apalagi kita suka cium tangan, di kebiasaan kita diciumnya ke tangan, itu barangkali kita sudah mulai mengatakan jangan bersentuhan misalnya salamannya aja," sebut Nila saat dijumpai di Gedung Rektorat Universitas Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2020).

Menurutnya, Kementerian Pendidikan harus mengambil langkah tegas untuk melindungi anak-anak agar tidak terpajan virus corona mengingat ada potensi penularan melalui kontak langsung. Perlu lintas kementerian yang bekerja bersama-sama dalam menangani virus corona yang semakin meluas.

"Itu memerlukan Kementerian Pendidikan dong, urus sekolah, tidak mengharuskan mereka bersalaman dengan guru atau dengan temannya, untuk sementara waktu. Nanti kalau tidak ada apa-apa mau cium tangan cium dahi, nggak apa-apa," sebutnya.

"Dikbud, menteri perempuan juga, kan dia perlindungan anak dia berhak untuk bicara untuk ini (tidak cium tangan), sudah harus. Jadi harus bicara," pungkasnya.



Simak Video "WHO Tak Henti Keluarkan Peringatan soal Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)