Jumat, 13 Mar 2020 05:50 WIB

Penampakan Urine Seperti Ini Bisa Jadi Gejala Gagal Ginjal

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Woman holds toilet paper roll in front of toilet bowl. Pernahkah mengamati penampakan urine? (Foto: iStock)
Jakarta -

Ginjal yang merupakan bagian dari saluran kemih memiliki fungsi utama menyaring kotoran dan darah untuk dibuang melalui urine. Ada beberapa tes sederhana yang bisa dilakukan untuk mengecek kondisi ginjal.

Selain dengan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah, perubahan warna urine juga menjadi salah satu tanda penyakit ginjal kronik atau gagal ginjal.

"Kalau warna urinenya keruh, berarti tanda kurang cairan, kalau ada penyakit ginjal ya kepekatan urine dan warnanya juga akan berubah," ucap dr Pringgodigdo Nugroho, SpPD-KGEH, dari Perhimpunan Nefrologi Indonesia saat dijumpai di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2020).

Selain itu jika mengalami gangguan ginjal, intensitas atau jumlah air seni akan berkurang dan lebih sedikit. Sayangnya hal ini kerap tidak disadari secara kasat mata kecuali sudah mengeluarkan darah.

"Kalau sudah parah, jumlahnya akan berkurang. Kalau pipis sekali-sekali itu berarti sudah tanda gagal ginjal. Tapi ada gejala lainnya juga yang menyertai dulu seperti mual-mual dan muntah," tambahnya.

Gejala pada gangguan ginjal juga bisa dideteksi dari fungsi ginjal lainnya yang terganggu, seperti dilansir Mayo Clinic:

1. Darah menjadi lebih asam
2. Tekanan darah tinggi (hipertensi)
3. Hemoglobin (Hb) rendah
4. Kurang darah (anemia)
5. Mudah lelah
6. Tubuh sering terasa sakit, kram, tidak ada nafsu makan, susah tidur.
7. Penimbunan cairan seperti di kaki dan wajah yang terlihat seperti membengkak atau
8. Pengeringan cairan dengan mata cekung, mulut kering, hampir tidak ada lendir dalam mulut.



Simak Video "Mengenal 2 Penyebab Penyakit Ginjal Kronis di Hari Ginjal Sedunia"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)