Jumat, 13 Mar 2020 13:38 WIB

Ini Detail Pasien Virus Corona yang Meninggal di Solo

Firdaus Anwar - detikHealth
Sesditjen P2P Kemenkes Achmad Yurianto Achmad Yurianto menyebut pasien yang meninggal di Solo positif corona. (Foto ilustrasi: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Sebelumnya dikabarkan seorang pasien di Solo, Jawa Tengah, meninggal karena pneumonia pada Kamis (12/3/2020). Saat itu status penyebab sakitnya belum diketahui pasti namun hasil tes yang keluar belakangan ini mengonfirmasi ia mengidap virus corona COVID-19.

"Positif," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, kepada wartawan, Jumat (13/3/2020).

Pasien yang meninggal adalah seorang pria berusia 59 tahun. Dokter Spesialis Paru RSUD Dr Moewardi, dr Harsini, menjelaskan sang pasien bersama satu orang lainnya yang juga menjadi suspek tidak memiliki riwayat melakukan perjalanan ke luar negeri.

"Dia habis pulang seminar di Bogor, kebetulan keduanya peserta seminar di Bogor tanggal 25 sampai 28 Februari. Tanggal 29 mulai pilek, batuk ke dokter, kemudian masuk karena keperburukan paru cepat, masuk observasi. Dibawa ke RSUD dr. Moewardi masuk PDP," papar dr Harsini.

Pasien juga diketahui mengidap diabetes yang disebut mempermudah kondisinya semakin buruk.

Yurianto menyebut pemerintah masih mencari tahu dari mana sang pasien tertular virus corona. Selain itu dilakukan juga pencarian siapa saja yang kontak dekat dengan pasien.

"Masih dicari," pungkas Yurianto.



Simak Video "Imunitas Tiap Orang Berbeda, Perhatikan Faktor yang Memengaruhinya"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)