Sabtu, 14 Mar 2020 11:49 WIB

Hari Ginjal Sedunia, Ini 7 Gaya Hidup Sehat yang Ramah Ginjal

Anjar Mahardhika - detikHealth
The doctor checks the kidneys of a patient on a blue background. Gaya hidup sehat hindari gagal ginjal. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Penyakit gagal ginjal kronis masih menjadi salah satu ancaman penyebab kematian terbesar di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan di tahun 2018 sekitar 739.208 atau 0,38% penduduk di atas 15 tahun didiagnosis mengidap penyakit tersebut.

Dalam rangka memperingati Hari Ginjal Sedunia yang jatuh pada Kamis (12/3/2020), Kementerian Kesehatan mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat sebagai langkah pencegahan.

Berikut pola hidup sehat yang disarankan dr Cut Putri Arianie, MHKes, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan:

1. Aktivitas fisik teratur

Selain dapat mencegah penyakit ginjal, melakukan aktivitas secara teratur mempunyai manfaat, di antaranya menjaga berat badan, meningkatkan daya tahan dan sistem kekebalan tubuh, juga mengendalikan stres.

2. Kurangi konsumsi garam dan lemak

Konsumsi makanan sehat dengan menghindari asupan gula garam dan lemak berlebih. Hindari juga kebiasaan komsumsi makanan cepat saji secara terus menerus.

3. Kontrol tekanan dan gula darah

Gula darah yang terkontrol akan menurunkan risiko terjadinya kematian saraf neuropati. Selain dapat mencegah penyakit ginjal, ini juga menghindari risiko terkena diabetes.

4. Monitor berat badan

Menjaga asupan makanan menjadi faktor penting agar bisa memonitor berat badan yang dimiliki. Selain itu hindari terlalu banyak makanan yang berlemak agar terhindar dari obesitas.

5. Banyak minum air putih

Bagi orang dewasa minum air putih dianjurkan sebanyak 2 liter atau 8 gelas per hari untuk menghindari dehidrasi dalam tubuh. Kekurangan air dapat berpengaruh pada kinerja fisik dan mental serta bisa menyebabkan sakit kepala dan kejang otot.

6. Minum obat sesuai anjuran

Konsumsi obat yang tidak sesuai dapat memperparah penyakit yang diidap, bahkan dapat berisiko menimbukan penyakit baru.

7. Tidak merokok

Berhenti merokok dapat menimbulkan banyak manfaat bagi tubuh serta mengurangi risiko berbagai masalah kesehatan.



Simak Video "Kenalan Lebih Dekat dengan Fisioterapi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)