Senin, 16 Mar 2020 13:08 WIB

Mulai Diberlakukan, Apa Saja Efek 'Work From Home' bagi Kesehatan?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi khawatir Ilustrasi work from home (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Mewabahnya virus corona COVID-19 saat ini di Indonesia membuat masyarakat semakin khawatir. Dampaknya, banyak perusahaan yang mengalihkan pekerjanya untuk mulai bekerja di rumah atau Work From Home (WFH).

WFH ini diartikan dengan bekerja dari rumah, sehingga seseorang tidak perlu ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan dan mencegah risiko tertular virus corona.

Namun, WFH ini ternyata juga memiliki dampak dari segi positif maupun negatif. Hal ini berkaitan dengan produktivitas serta hasil dari pekerjaannya.

Psikolog klinis Tiga Generasi, Anastasia Satriyo mengatakan, dampak positif yang didapatkan dari WFH bisa mengurangi biaya transportasi dan penularan virus corona.

"Karena tujuan work from home ini adalah untuk menghindari kontak dengan banyak orang dan kerumunan," ujarnya saat dihubungi detikcom, Senin (16/3/2020).

Tapi, WFH ini juga memiliki sisi negatif. Hal ini sangat berkaitan dengan adaptasi lingkungan hingga pemasukan yang mungkin berkurang.

"Apalagi untuk mereka yang mendapatkan pemasukan dari kerja harian dan tidak punya tabungan dana darurat," imbuhnya.

Selain itu, psikolog sekaligus konselor Nuzulia Rahma Tristinarum mengatakan, ada dampak positif dan negatif lainnya yang bisa karena WFH yang berlaku sejak hari ini.




Positif

  1. Mengurangi stres di perjalanan.
  2. Dengan berkurangnya stres dan waktu yang lebih efisien, maka akan meningkatkan produktivitas.
  3. Merasa menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri, sehingga mengurangi stres kerja.
  4. Mendapatkan kepuasan kerja.

Negatif

  1. Jika dilakukan terus menerus, dapat membuat diri merasa terisolasi dari lingkungan sosial.
  2. Merasa kesepian.
  3. Kehilangan motivasi kerja.
  4. Stres karena tidak bisa lepas dari tuntutan kerja dalam kehidupan pribadinya.

Jadi, work from home lebih menguntungkan atau merugikan bagi kesehatan? Bagikan pendapat di komentar ya.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)