Selasa, 17 Mar 2020 06:06 WIB

Kasus Corona RI Meningkat, Begini Mengatasi Keterbatasan Ruang Isolasi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Pemerintah telah menunjuk 100 rumah sakit dalam upaya penanganan virus corona. Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta, salah satunya. Keterbatasan ruang isolasi menjadi tantangan dalam mengatasi virus corona COVID-19 (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Hari ke hari, jumlah pasien virus corona COVID-19 di Indonesia kian bertambah. Sampai hari ini, jumlah pasien positif sudah mencapai angka 134 orang.

Dalam perawatannya, orang yang sudah ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) atau pasien positif wajib untuk dirawat di ruang isoasi. Namun, jumlah ruang isolasi di beberapa rumah sakit rujukan, salah satunya Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso terbatas.

Saat jumlah pasien terus bertambah seperti ini, apa yang akan dilakukan?

Juru bicara pemerintah dalam penanganan virus corona, dr Achmad Yurianto mengatakan di tengah ledakan jumlah pasien seperti ini pola isolasi yang berlaku akan berubah. Bukan lagi berbasis terminologi lama, yaitu satu orang yang menempati satu ruang isolasi.

"Kita sudah mengatakan, bahwa pola isolasi ini tidak lagi berbasis pada terminologi lama. Yang di mana satu orang satu tempat tekanan negatif (isolasi), kecuali atas indikasi permintaan kondisi fisiknya seperti itu," jelas dr Yuri saat konferensi pers di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Senin (16/3/2020).

"Kita akan membuat suatu ruangan, bisa saja beberapa orang ditaruh di sana. Tetapi, kita yakini semuanya positif COVID-19," imbuhnya.

dr Yuri menjelaskan, ide ruangan isolasi untuk beberapa pasien ini terinspirasi dari China. Di China, ruangan besar seperti gymnastic hall diisi banyak tempat tidur yang isinya tentu pasien dengan positif COVID-19.

Menurut dr Yuri, selama ini pasien yang masuk ke ruang isolasi sebagai PDP ataupun pasien positif datang dalam keadaan baik. Ia mengatakan, sebenarnya pasien seperti itu tidak memerlukan hal-hal spesifik, seperti ruang isolasi itu.

"Memang ada 1-2 orang yang membutuhkan peralatan dan perawatan bantuan, kerena memang kondisinya sudah sangat tidak baik. Umumnya pasien tersebut datang dengan komorbid atau penyakit yang mendahului. Ini yang menjadi penting," kata dr Yuri.



Simak Video "Mulai Senin, RSPI Sulianti Saroso Jadi Rumah Sakit Khusus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)