Selasa, 17 Mar 2020 08:29 WIB

Detergen Bisa Rusak 'Bungkus' Virus Corona, Ini Maksudnya

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Bersihkan wastafel Detergen bisa merusak bungkus virus corona (Foto: Istock)
Jakarta -

Juru bicara pemerintah terkait penanganan virus corona, Achmad Yurianto meminta masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan. Terutama bagi yang sedang menjalani self-isolated agar tidak mencampurkan barang-barang pribadinya dengan orang lain, salah satunya adalah alat makan.

"Yakinkan selesai dipakai langsung dicuci dengan sabun karena kita tahu virus ini bungkusnya, envelope-nya, sangat rapuh jika terkena detergen. Dia akan gampang pecah. Kalau pecah, maka virusnya akan mati. Ini yang penting. Detergen apa pun," ujar Yuri.

Dijelaskan, bungkus virus corona akan mudah hancur jika terkena detergen. Lantas sebenarnya apa sebenarnya yang dimaksud dengan bungkus virus corona?

Menurut Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof Amin Soebandrio bungkus yang dimaksud merupakan dinding atau envelope virus yang terdiri dari lemak.

"Lemak itu kan mudah larut dalam sabun detergen, seperti lemak yang ada di tangan kita kalau itu dicuci pakai sabun kan bisa hilang," jelas Prof Amin kepada detikcom, Senin (16/3/2020).

"Nah itu prinsipnya sama kaya gitu, jadi karena komposisinya ada lemaknya sehingga si virus itu bisa mati kalau envelope-nya rusak dia otomatis akan rusak," pungkasnya.

Dikutip dari Cancer.gov, bungkus atau envelope virus merupakan lapisan atau selubung yang terbentuk dari membran plasma. Fungsinya untuk membantu virus bertahan hidup dan menginfeksi sel.



Simak Video "Percepat Target Vaksin COVID-19, WHO: Butuh Dana Rp 449 T"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)