ADVERTISEMENT

Selasa, 17 Mar 2020 17:59 WIB

Corona Mewabah, Diperkirakan RI Sudah Mengalami Community Transmission

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
RSHS Bandung melakukan simulasi penanganan pasien suspect corona, Jumat (6/3/2020). Simulasi itu untuk menunjukkan kesiapan RSHS dalam menangani pasien suspect corona. Corona mewabah, RI diperkirakan sudah mengalami community transmission. (Foto: Wisma Putra)
Jakarta -

Kasus infeksi virus corona baru atau COVID-19 semakin bertambah setiap harinya. Bahkan pemerintah telah memperkirakan bakal terjadi peningkatan kasus secara signifikan dalam beberapa hari ke depan.

Tak sedikit pula yang yang beranggapan bahwa kasus yang tak terdeteksi lebih banyak di masyarakat, karena pola penularan di Indonesia saat ini sudah dalam tahap community transmission.

"Community transmission sudah pasti, karena sudah ada kasus yang tertularnya tidak diketahui sumber penularannya. Jadi memang orang yang ada keluhan demam, batuk, dan pilek, walau tidak ada riwayat kontak bisa saja dia terinfeksi covid," kata Nurul Nadia, konsultan kesehatan masyarakat dari Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI).

Community transmission, diartikan oleh Nurul jika model penyebaran virus bisa dari mana saja, walaupun tidak ada riwayat ke luar negeri atau kontak dengan pasien positif. Terlebih banyak pasien COVID-19 yang hanya menunjukkan gejala minimal.

"Di Jakarta memang sekarang (pola penyebaran) sudah community transmission," katanya kemudian.

Social distancing kini menjadi cara yang disarankan untuk menekan penularan virus corona di masyarakat. Saling jaga jarak dan menghindari keramaian menjadi salah satu cara untuk melakukan social distancing.

Untuk memperkirakan seberapa luas jangkauan community transmission dan jumlah kasus yang tersebar, pemerintah diharapkan melakukan skrining masif. Artinya pemeriksaan tidak hanya dilakukan oleh Balitbangkes tetapi juga melibatkan laboratorium lain untuk melakukan survei.

"Yang kita tahu bahwa covid sudah menyebar luas di masyarakat. Sudah community transmission bukan lagi local transmission dan untuk mendapatkan data survailans pemerintah harus melakukan massive screening dengan mengaktifkan lab di luar Balitbangkes," pungkasnya.



Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT