Rabu, 18 Mar 2020 21:48 WIB

Sah! BBTKLPP Yogyakarta Resmi Jadi Tempat Uji Sampel Virus Corona

Pradito Rida Pertana - detikHealth
Sah! BBTKLPP Yogyakarta Resmi Jadi Tempat Uji Sampel Virus Corona BBTKLPP Yogyakarta Resmi Jadi Tempat Uji Sampel Virus Corona (Foto: Pradito Rida Pertana/detikHealth)
Topik Hangat Serba-serbi Tes Corona
Yogyakarta -

Menteri Kesehatan RI menunjuk Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta sebagai salah satu tempat menguji sampel COVID-19. Tempat tersebut menguji sampel dari Rumah Sakit Rujukan se-DIY Jateng.

"Sebelum ini kan (uji sampel) di Litbangkes, tapi mulai hari ini ya, dengan kehadiran Ngarsa Dalem (Gubernur DIY) ke sini kita launching. Bahwa kita bisa memeriksa dengan cakupan 2 wilayah yakni DIY-Jateng," kata Kepala BBTKLPP Yogyakarta, Irene saat ditemui di Kantor BBTKLPP Yogyakarta, Jalan Imogiri Timur, Rabu (18/3/2020).

Irene menjelaskan, penunjukkan BBTKLPP merujuk pada Keputusan Menteri Kesehatan RI No.HK.01.07/Menkes/182/2020 tentang Jejaring Laboratorium Pemeriksaan COVID-19. Dimana BBTKLPP Yogyakarta ditunjuk sebagai laboratorium pemeriksa dengan wilayah layanan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Kami siap melaksanakannya bersama dengan Pemda DIY, khususnya Dinkes (DIY). Sehingga dapat memeriksa dan memberikan hasil secepat mungkin. Semakin kita cepat tahu hasilnya semakin cepat tindakan yang diambil untuk melindungi masyarakat dan memutus rantai penularan," ucap Irene.

Sedangkan untuk teknis, sampel diperiksa dengan metode real-time RT-PCR (Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction). Nantinya, bila didapatkan Virus SARS CoV 2 berarti sampel positif COVID-19 dan diagnosis COVID-19 ditegakkan bila dari 2 kali pemeriksaan menunjukkan hasil positif.

Hasil pemeriksaan sampel oleh Laboratorium Virologi BBTKLPP Yogyakarta dapat diperoleh
dalam 2x24 jam setelah 29 sampel terkumpul di laboratorium. Mengingat setiap kali pemeriksaan 1 plate bisa untuk 29 sample sehingga lebih efektif dan efisien.

"Setiap hari kita mampu memeriksa sample yang kirim dengan proses 1 kali pemeriksaan
sekitar 8 jam. Sehingga dengan satu alat tersedia kita dapat melakukan pemeriksaan paling banyak 3 kali running yaitu 29 sample per kali. Semua sample dikirim ke Balitbangkes, dan jika positif dilanjutkan dengan pemeriksaan genomik," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Topik Hangat Serba-serbi Tes Corona