Sabtu, 21 Mar 2020 08:33 WIB

5 Fakta Avigan, Obat yang Dipesan Jokowi untuk Lawan Corona

Firdaus Anwar - detikHealth
Lewat konferensi pers, Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka-bukaan mengenai penanganan pemerintah terhadap virus corona COVID-19. Jokowi memesan Avigan untuk jadi obat corona di Indonesia. (Foto ilustrasi: Andhika Prasetia)
Jakarta -

Selain klorokuin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga memesan Avigan untuk dijadikan obat corona COVID-19 di Indonesia. Untuk sementara sekitar 5.000 Avigan dicoba terlebih dahulu.

"Obat ini sudah dicoba oleh satu, dua, tiga negara dan memberikan kesembuhan. Yaitu Avigan. Kita telah mendatangkan 5.000, akan kita coba dan dalam proses pemesanan dua juta," kata Jokowi di Istana Merdeka dalam siaran langsung di akun Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (20/3/2020).

Apa itu Avigan? Berikut fakta-faktanya:

1. Produksi Jepang

Avigan adalah obat yang diproduksi oleh perusahaan farmasi Jepang Toyama Chemical. Obat ini mengandung bahan aktif favipiravir yang diketahui bisa menghambat aktivitas virus.

2. Jadi obat flu

Pemerintah Jepang pada tahun 2014 mengizinkan Avigan diproduksi untuk digunakan melawan wabah penyakit akibat virus influenza (flu) baru.

3. Punya efek samping serius

Avigan diproduksi secara terbatas dan hanya bisa digunakan atas resep dokter. Dikutip dari Financial Times, Avigan diketahui memiliki efek samping serius bisa menimbulkan kecacatan pada bayi baru lahir.

Oleh karena itu Avigan tidak digunakan secara luas sebagai obat flu.

4. Percepat pasien corona sembuh

Hasil tes awal yang dilakukan dokter di China menunjukkan pasien virus corona yang diberi Avigan bisa sembuh lebih cepat dibanding pasien lain.

5. Pernah digunakan untuk lawan Ebola

Avigan juga sempat digunakan dalam kondisi darurat untuk melawan wabah virus Ebola pada tahun 2016. Peneliti menyebut ada harapan obat ini bisa dimanfaatkan untuk beberapa virus lain.



Simak Video "Komunitas Relawan di Shanghai Turun Tangan Bantu Warga yang Karantina"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)