Minggu, 22 Mar 2020 06:34 WIB

Hidrogen Peroksida Picu Iritasi, Amankah Bikin Hand Sanitizer Sendiri?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Fasilitas antiseptik gratis tersedia di halte TransJakarta Harmoni. Keberadaan antiseptik gratis itu sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona. Hati-hati membuat hand sanitizer sendiri, ada banyak bahan pemicu iritasi (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Harga dan permintaan yang terus meningkat karena virus corona, membuat stok hand sanitizer semakin menipis, bahkan langka. Dengan bantuan informasi di internet, masyarakat bisa mempelajari banyak hal, termasuk dalam membuat hand sanitizer sendiri.

H2O2 atau hidrogen peroksida adalah salah satu bahan yang dijadikan bahan pembuat hand sanitizer sendiri. Bahan kimia ini juga banyak dijual bebas di lapak online dan harganya melonjak naik.

"Ada standarnya dalam membuat hand sanitizer. Ada komposisinya, ada hitungannya, nanti malah berisiko," jelas Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, saat melakukan konferensi pers daring FKUI Peduli Covid-19 pada Jumat (20/3/2020).

Prof Ari juga mengatakan, pembuatan hand sanitizer yang menggunakan bahan-bahan kimia seperti, gliserol, dan H2O2, bisa memicu iritasi. Itulah kenapa tdak dianjurkan untuk membuatnya sendiri.

"Tolong masyarakat jangan membuat hand sanitizer sendiri. Kami pun yang membuat di sini itu dari departemen kimia dan departemen farmasi. Jadi, tolong masyarakat harus hat-hati," lanjutnya.

Dibanding pakai hand sanitizer, sebenarnya cuci tangan pakai sabun dan air mengalir selama 20-30 detik lebih dianjurkan. Selubung virus corona terbuat dari lemak yang akan hancur oleh detergen dalam sabun.



Simak Video "18 Hand Sanitizer Mengandung Zat Kimia Tinggi Ditarik Singapura"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)