Senin, 23 Mar 2020 11:09 WIB

Pasien Corona di Italia Gunakan 'Bubble Helmet' Sebagai Alat Bantu Napas

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Bubble helmet coronavirus Pasien di Italia diberi 'bubble helmet' sebagai bantuan pernapasan. (Foto: Screenshot viral/Sky News)
Jakarta -

Dokter di Italia saat ini tengah berjuang sekuat tenaga untuk merawat pasien virus corona yang tiap hari semakin bertambah. Mengutip Daily Mail, dokter memberikan helm gelembung atau bubble helmet kepada pasien virus corona yang kritis dan membutuhkan bantuan pernapasan.

Bubble helmet transparan disebut telah terbukti bisa membantu pasien yang sakit kritis untuk lebih mudah bernapas sehingga meningkatkan peluang mereka bertahan hidup.

Biasanya, pasien dengan masalah pernapasan dipasangkan alat ventilator yang dihubungkan dengan alat yang ditempelkan di muka melalui tabung oksigen dan ditempatkan di area hidung. Bubble helmet ini pun sebenarnya berfungsi sama seperti ventilator namun memilki efek yang sedikit berbeda.

Sebelumnya, pakar dari University of Chicago menguji alat tersebut di tahun 2016 pada pasien dengan sindrom pernapasan akut dan mereka menemukan adanya perbedaan besar. Tim tersebut mempublikasian temuan mereka dalam Journal of American Medical Association, membagi 83 pasien dalam dua kelompok.

Setelah beberapa kali peninjauan, bubble helmet, penutup kepala yang kedap udara dan membungkus leher memiliki keunggulan. Salah satunya minim kemungkinan bocor sehingga dokter bisa memompa lebih banyak udara bagi pasien yang sulit bernapas.

Tercatat jumlah infeksi virus corona di Italia mencapai hampir 60 ribu kasus dengan total kematian 5 ribu jiwa, jauh melampaui China. Beberapa sumber juga menyebutkan saat ini para tenaga kesehatan kesulitan merawat pasien virus corona yang datang setiap hari.



Simak Video "Tips Aman Berkegiatan Sehari-hari Agar Bebas Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)