Selasa, 24 Mar 2020 05:04 WIB

Amankah Jika Tubuh Manusia Disemprot Desinfektan?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Sebagai salah satu pencegahan virus Corona, penyemprotan disinfektan terus dilakukan. Di Surabaya operasi disinfeksi menyasar para pengemudi ojol. Ojek online disemprot desinfektan (Foto: Dok. Biro Humas Pemprov Jatim)
Jakarta -

Penyemprotan desinfektan saat ini sedang banyak dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran virus corona COVID-19 di Indonesia. Bahkan, kini penyemprotan ini sudah dilakukan di perumahan warga hingga area perkantoran.

Demi mencegah terjadinya infeksi, para karyawan hingga ojek online juga ikut disemprot cairan desinfektan. Jika tidak berbahaya untuk kulit, apa bisa cairan ini masuk ke pori-porinya?

"Cairan desinfektan yang mengenai kulit tidak dapat masuk ke pori-pori kulit ataupun ke pembuluh darah," jelas dokter spesialis kulit dan kelamin dari DNI Skin Centre, dr I Gusti Nyoman Darma Putra, SpKK, pada detikcom, Senin (23/3/2020).

Menurut dr Darma, cairan desinfektan ini tidak akan menyebabkan efek samping jika kulit orang tersebut normal. Dalam arti tidak memiliki alergi ataupun luka.

Sehingga, jika terjadi efek samping hanya akan muncul pada permukaan tubuh saja, seperti kemerahan sampai perih. Cairan itu tidak akan memberikan efek hingga ke fungsi organ dalam tubuh.

"Karena itu, efek samping hanya akan muncul di permukaan tubuh dan tidak ada efek ke sistemik di dalam tubuh," ujarnya.



Simak Video "Cara Memutihkan Kulit, Ini Dia Tipsnya!"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)