Selasa, 24 Mar 2020 11:20 WIB

Hati-hati! Riset Ini Sebut Obesitas Lebih Mudah Tertular Virus Corona

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
obesitas Pengidap obesitas cenderung alami kondisi kritis saat tertular virus corona. (Foto: iStock)
Jakarta -

Hampir dua pertiga pasien virus corona yang mengalami kondisi kritis adalah pengidap obesitas dan 40 persen di antaranya berusia di bawah 60 tahun. National Health Security atau NHS juga mengungkap bahwa 63 persen pasien dalam perawatan intensif di Inggris karena virus corona COVID-19 adalah mereka yang kelebihan berat badan.

Mengutip Daily Mail, Pusat Penelitian dan Audit Perawatan Intensif Inggris menganalisa semua penerimaan pasien ke unit perawatan intensif hingga Kamis (19/3). Saat itu ada 194 pasien virus corona yang dirawat di ICU.

Temuan mereka menunjukkan orang gemuk berisiko mengalami komplikasi lebih serius dari COVID-19 karena kebanyakan dari mereka telah memiliki beberapa penyakit penyerta lainnya.

"Kelebihan berat badan membuat paru-paru dan diafragma lebih sulit untuk menghirup oksigen. Kekurangan oksigen akan membuat organ lain mulai mengalami kegagalan," demikian dikutip dari situs tersebut.

Beberapa studi sebelumnya juga telah menunjukkan orang gemuk lebih mungkin mengidap komplikasi serius atau meninggal karena infeksi. Dokter mengatakan sistem kekebalan tubuh orang gemuk tidak cuku menahan saat mereka mencoba melindungi dan memperbaiki kerusakan sel.

Orang yang gemuk juga cenderung makan lebih sedikit serat dan antioksidan seperti buah dan sayur, yang bisa menjaga sistem kekebalan tubuh tetap sehat.



Simak Video "Mengenal Ad5-nCov, Vaksin Corona untuk Antibodi COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)