Selasa, 24 Mar 2020 19:29 WIB

2 Hari Jumlah Kasus dan Kematian Corona di Italia Turun, Pertanda Baik?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Corona di Italia Italia jadi pusat wabah corona di Eropa. (Foto: CNN)
Jakarta -

Italia melaporkan kabar baik, jumlah kasus infeksi baru virus corona COVID-19 di negara itu mengalami penurunan dalam dua hari terakhir. Namun para pejabat setempat mengatakan masih terlalu dini untuk bergembira.

Dikutip dari New York Times, jumlah kasus infeksi baru pada hari Senin (23/3/2020) kemarin mencapai 4.789 orang. Hal ini jauh lebih sedikit sekitar 700 lebih daripada hari sebelumnya yaitu Minggu (22/3/2020), yang mencapai 5.560 kasus baru.

Tak hanya itu, jumlah kematian akibat virus corona di Italia pun tidak bertambah banyak. Dibandingkan hari Minggu yang mencapai 651 orang, pada hari Senin justru hanya sebanyak 601 orang yang meninggal dunia.

Tentu jumlah ini jauh lebih sedikit daripada sebelumnya yaitu hari Sabtu (21/3/2020), yang juga sebagai hari terkelam di Italia akibat virus corona. Karena sebanyak 793 orang meninggal dunia, dan terdapat 6.557 kasus baru pada hari itu.

"Ini adalah hari penting. Celakalah bagi siapa pun yang menurunkan kewaspadaan," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Italia, Roberto Speranza.

"Sekarang, lebih kecil dari sebelumnya dan komitmen semua orang diperlukan untuk ini," tuturnya.



Simak Video "Lebih dari 40 Dokter Italia Terinfeksi Corona Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)