Rabu, 25 Mar 2020 10:20 WIB

Mengenal Lemak Jahat dan Kandungannya Pada Makanan

Muhammad Rifqie Putra - detikHealth
perut Foto: ts/Mengenal Lemak Jahat dan Kandungannya Pada Makanan
Jakarta -

Ada dua jenis lemak yakni, baik dan jahat. Namun, apakah Anda mengetahui lemak seperti apa yang bisa disebut sebagai lemak jahat? Masyarakat umumnya mengidentikkan lemak terkandung dalam makanan berminyak dan digoreng.

Tapi, kita juga mengenal lemak ada pada daging dan banyak makanan lainnya. Lemak juga bisa dibuat oleh tubuh yang tercipta dari kelebihan kalori yang ada. Lemak jahat sendiri diperoleh dari tubuh dari dua jenis lemak yakni jenuh dan trans.

Lemak mempunyai kandungan jenuh yang tinggi atau memiliki lemak trans dalam bentuk padat di temperatur ruangan. Hal ini terdapat pada daging, mentega, dan margarin. Berikut lemak jahat yang harus kita kurangi dihimpun dari sejumlah sumber:

1. Lemak Jenuh

Terpadat pada makanan, seperti daging merah, ayam, produk-produk susu seperti keju dan es krim, santan, mentega, dan margarin. Lemak jenuh ini meningkatkan kadar kolesterol LDL. Jenis ini dapat memicu dan meningkatkan resiko penyakit jantung dan diabetes.

2. Lemak Trans

Jenis ini ada pada sedikit makanan seperti daging dan produk susu. Sebagian dapat ditemukan dalam makanan yang digoreng. Makanan yang digoreng menggunakan minyak sayur akan mengalami hidrogenasi parsial sehingga menghasilkan lemak trans pada makanan tersebut. Akibatnya dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL serta menurunkan kadar kolesterol HDL.

Banyak mengkonsumsi makanan digoreng juga berakibat buruk pada kesehatan. Lemak trans berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung. Asupan lemak ini hanya diizinkan tidak lebih dari 2% energi yang didapat dari makanan. Jika Anda ingin menurunkan risiko penyakit jantung, sebaiknya mengurangi asupan lemak dan mengganti menjadi asupan lemak tidak jenuh. Ini bertujuan untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

Makanan berlemak sendiri memiliki peranan dalam meningkatkan kolesterol. Ada dua kolestrol dalam tubuh kita yaitu LDL (low density lipoprotein) dan HDL (high density lipoprotein). LDL sendiri adalah kolestrol jahat sedangkan HDL adalah kolestrol baik.

LDL terlalu banyak dapat mengakibatkan penumpukan lemak di pembuluh darah, sehingga menyebabrkan aliran darah ke janutng dan otak terhambat. Hal ini menyebabkan jantung dan stroke. HDL adalah kebalikannya, HDL membawa dampak baik bagi tubuh, ia akan mengambil kelebihan kolestrol dan menyalurkannya ke hati untuk dibuang. Itulah tadi peranan lemak jahat dan kandungannya di makanan, semoga Detikers selalu menjaga kesehatan dimanapun berada.



Simak Video "3 Gerakan Ampuh Penghilang Lemak Ala Mahendra"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)