Kamis, 26 Mar 2020 11:22 WIB

Perawat Ini Ingatkan Pentingnya Potong Kuku agar Tak Terkena Corona

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ilustrasi seseorang tengah menggunting kuku Perawat ini ingatkan pentinngnya gunting kuku agar tak terkena corona. (Foto ilustrasi: Thinkstock)
Jakarta -

Seorang perawat mengingatkan pentingnya gunting kuku agar tak menjadi tempat bersarangnya bakteri maupun virus. Melalui postingan di Facebook, seorang wanita mengatakan hal ini disarankan oleh seorang perawat di Australia. Selain mencuci tangan, memastikan kuku pendek pun ternyata sama pentingnya.

Mengutip Daily Mail, wanita itu menjelaskan mudah bagi bakteri, virus, kotoran, untuk hidup di kuku. Artinya, jika kamu tak sengaja menggigitnya kemungkinan besar bakteri maupun virus akan berpindah ke mulut.

"Kamu tidak bisa mencuci kuku yang benar jika kukumu panjang, kecuali dengan menggunakan sikat kuku setiap kali mencuci tangan," tulisnya.

Sementara itu, banyak pula yang menyarankan untuk menggunakan hand sanitizer tangan secara rutin. Namun hal ini dinilai tidak efektif jika memiliki kuku panjang.

Dia menyimpulkan, "Tolong, selama keadaan darurat global ini, jaga agar kuku Anda pendek."

Sebelumnya, seorang spesialis alergi dan penyakit menular mengeluarkan peringatan tentang kebiasaan menggigit kuku dapat secara serius meningkatkan risiko tertular virus corona. Purvi Parikh, seorang spesialis alergi dan penyakit menular di Langone Medical Center dari Universitas New York, menyarankan bahwa semua jenis bakteri, virus, kotoran, dapat terkumpul di bawah kuku dan memungkinkan untuk berpindah ke mulut ketika tak sadar menggigit kuku terutama jika tidak mencuci tangan dengan benar.

"Setiap kali Anda menyentuh wajah Anda, terutama mulut, hidung, dan mata Anda. Anda memindahkan semua kuman itu, dan Anda bisa jatuh sakit," katanya kepada The Cut.

"Ada begitu banyak infeksi yang terjadi di sekitar tahun ini, dari bakteri ke virus ke flu. Tapi selain itu, mengingat sekarang kita memiliki coronavirus ini, ada lebih banyak alasan untuk tidak menggigit kuku Anda," ungkapnya.



Simak Video "Satgas Sebut Banyak Orang Masih Tak Percaya Bahaya Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)