Kamis, 26 Mar 2020 11:40 WIB

Tangani Pasien Corona, Dokter di India Diusir dari Rumah dan Terdampar di Jalan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Dokter kelelahan Dokter di India banyak yang didiskriminasi karena virus corona. (Foto: National Geographic)
Jakarta -

Ketika pandemi global virus corona semakin memburuk dari hari ke hari, ketakutan dan kepanikan juga mewabah di India dan pekerja medis menanggung bebannya. Saat ini India telah melaporkan 562 kasus virus corona baru, jumlah yang relatif rendah mengingat ukuran dan kepadatan negara.

Tapi adanya kasus tersebut meningkatkan kepanikan masyarakat. Selain panic buying, banyak warga yang juga mendiskriminasi dokter dan pekerja medis lainnya.

Staf medis di New Delhi mengatakan mereka telah dikucilkan dan didiskriminasi oleh komunitas mereka karena khawatir terinfeksi corona setelah menangani pasien COVID-19. Beberapa dokter bahkan melaporkan diusir, atau menghadapi ancaman bahwa listrik mereka akan terputus.

"Dokter, perawat dan petugas kesehatan lain yang terlibat dalam perawatan Covid diminta untuk mengosongkan rumah sewaan mereka dan beberapa bahkan diusir paksa dari tempat tinggal sementara mereka oleh tuan tanah dan pemilik rumah karena takut bahwa para profesional kesehatan membuat mereka rentan terhadap coronavirus," tulis pernyataan resmi Asosiasi Dokter Residen Institut Ilmu Kedokteran India dan New Delhi, yang dikirim ke Menteri Dalam Negeri Amit Shah, mengutip CNN.

"Banyak dokter sekarang terdampar di jalan-jalan dengan semua barang bawaan mereka, ke mana saja, di seluruh negeri," kata surat itu, yang mendesak Shah untuk mengambil tindakan untuk melindungi para pekerja medis.

Laporan pengusiran paksa ditanggapi dengan kemarahan dari beberapa warganet, serta dari pejabat lokal dan kesehatan. Harsh Vardhan, Menteri Serikat Pekerja untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India mengatakan ia sangat sedih mendengar kabar dokter dikucilkan.

Arvind Kejriwal, Ketua Menteri Delhi, juga mengutuk pengusiran itu. "Para dokter ini menyelamatkan hidup kita, mempertaruhkan nyawa mereka," tulisnya dalam akun Twitter pribadi miliknya.

Menteri Shah telah menginstruksikan pejabat kepolisian untuk menyelidiki masalah ini dan mengambil tindakan segera.

Saat ini, India telah menerapkan lockdown bagi 1,3 miliar penduduk di seluruh negeri. Mereka dilarang meninggalkan rumah kecuali untuk tujuan-tujuan penting. Semua toko, pabrik, pasar, dan tempat ibadah akan ditutup dan bus antar kota dan metro akan ditangguhkan.



Simak Video "WHO Belum Bisa Prediksi Penyebaran COVID-19 ke Depannya"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)