Kamis, 26 Mar 2020 14:02 WIB

Mengenal Kelengkapan APD, Baju Hazmat hingga Sarung Tangan Latex

Anjar Mahardhika - detikHealth
BEIJING, CHINA - JANUARY 30: A sign instructs shoppers to wear protective masks at a mall on January 30, 2020 in Beijing, China. The number of cases of a deadly new coronavirus rose to over 7000 in mainland China Thursday as the country continued to lock down the city of Wuhan in an effort to contain the spread of the pneumonia-like disease which medicals experts have confirmed can be passed from human to human. In an unprecedented move, Chinese authorities put travel restrictions on the city which is the epicentre of the virus and neighbouring municipalities affecting tens of millions of people. The number of those who have died from the virus in China climbed to over 170 on Thursday, mostly in Hubei province, and cases have been reported in other countries including the United States, Canada, Australia, Japan, South Korea, and France. The World Health Organization has warned all governments to be on alert, and its emergency committee is to meet later on Thursday to decide whether to declare a global health emergency. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images) Virus corona COVID-19 (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Mewabahnya virus corona COVID-19 membuat para tenaga kesehatan di garda terdepan harus melindungi diri. Alat pelindung diri (APD) menjadi kelengkapan mutlak setiap tenaga kesehatan dalam menangani virus corona agar tidak terinfeksi saat sedang bertugas.

Banyak sekali kelengkapan yang diperlukan tenaga kesehatan saat bertugas. Berikut APD yang diperlukan untuk menangani kasus virus corona, dikutip dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO):

1. Baju khusus (hazmat suit)

Pakaian ini harus menutupi seluruh badan tenaga kesehatan. Pakaian ini juga dirancang kedap air untuk menghindari kemungkinan terinfeksi dari percikan droplet pasien positif corona. Hazmat sendiri merupakan singkatan dari hazardous material atau bahan berbahaya.

2. Gloves (sarung tangan medis)

Sarung tangan medis yang digunakan ini sangat steril dan terbuat dari bahan latex. Sarung tangan ini dibuat hanya untuk sekali pakai. Tujuan penggunaan sarung tangan medis untuk mengurangi risiko kontaminasi mikroorganisme ke tangan petugas.

3. Pelindung mata (goggles)

Wajah menjadi area paling sensitif dalam penularan virus corona COVID-19, seperti mata, hidung, dan mulut. Pelindung wajah ini dipakai untuk menghindari droplet ke area wajah.

4. Respirator (masker)

Masker yang digunakan untuk tenaga medis menangani corona pada umumnya yang berjenis N95. Masker ini diklaim dapat menghalau percikan droplet , selain itu bisa mengahalangi partikel kecil di udara yang mungkin mengandung virus bagi tenaga kesehatan.



Simak Video "Mengenal APD yang Dibutuhkan Tenaga Medis Saat Lawan Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)