Kamis, 26 Mar 2020 15:09 WIB

Viral Dokter Pulang Kerja Disambut Tepuk Tangan dari Tetangga

Firdaus Anwar - detikHealth
Viral video dokter disambut tepuk tangan di tengah wabah virus corona. Pria ini tersenyum melihat para tetangga bertepuk tangan. (Foto: Tangkapan layar Twitter)
Jakarta -

Di tengah wabah virus corona COVID-19, ada tenaga medis yang mendapat diskriminasi dari lingkungan. Penyebabnya karena mereka dianggap berisiko menularkan penyakit sehingga ada yang dijauhi oleh para tetangga bahkan sampai diusir.

Seperti misalnya yang terjadi oleh salah satu perawat yang kini harus tinggal di RSUP Persahabatan. Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhilah mengatakan pihak manajemen rumah sakit berusaha mencarikan tempat tinggal untuk perawat yang jadi korban stigma tersebut.

"Kami mendapat laporan dari perawat itu bahwa ada teman-temannya tidak kos lagi di sana, di tempat kosnya. Karena setelah diketahui rumah sakit tempat bekerjanya tempat rujukan pasien COVID-19. Mereka sekarang, saya sudah tanya mereka, tinggalnya di rumah sakit dulu," kata Harif beberapa waktu lalu.

Tidak semua tenaga medis mendapat diskriminasi. Di beberapa tempat, tenaga medis tampak mendapat apresiasi oleh lingkungannya seperti ditunjukkan video viral yang dibagikan oleh Twitter Vala Afshar.

Dalam video tersebut tampak pria yang disebut seorang dokter sedang mengendarai motor saat menyadari masyarakat sekitar bertepuk tangan dan membunyikan lonceng. Sang pria sempat melihat ke atas memperhatikan balkon-balkon rumah sambil tersenyum.



"Para tetangga keluar rumah untuk memberikan apresiasi untuk seorang dokter di India yang baru pulang usai bekerja," tulis Vala.

Perdana Menteri India Narendra Modi memang diketahui mendorong warganya bertepuk tangan di balkon, teras, dan jendela rumah selama lima menit setiap pukul lima sore. Tujuannya sebagai langkah mengapresiasi semua yang bekerja melawan wabah corona.



Simak Video "Ikatan Dokter Anak Sarankan Sekolah Ditutup Sampai Desember 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)