Jumat, 27 Mar 2020 11:44 WIB

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Sebelum 'Lockdown' Seperti di Tegal

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Pemerintah Kota Tegal melakukan Lockdown lokal dengan menutup jalur pantura dari arah Jawa Tengah maupun arah Jakarta sehingga kendaraan dialihkan ke Jalur Lingkar Utara (Jalingkut) mulai hari Senin (23/3/2020) hingga 14 hari mendatang. Jalanan dan akses masuk di Tegal ditutup. (Foto: ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
Jakarta -

Pembatasan wilayah atau local lockdown seperti yang diberlakukan di Kota Tegal sejatinya memiliki dampak cukup besar untuk menekan penyebaran virus corona. Terlebih, aturan tersebut diperkirakan bisa memperlambat penyebaran virus hingga 70 persen.

Nurul Nadia, konsultan kesehatan masyarakat dari Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI), mengatakan cepat lockdown diberlakukan maka semakin besar efek positif yang ditimbulkan. Meski sebenarnya anjuran physical distancing dianggap mampu menekan penularan, namun jika tidak dibarengi dengan sanksi yang tegas dari pemerintah maka tingkat efektivitasnya akan rendah.

"Kapan sebenarnya lockdown diberlakukan, sebenarnya sedini mungkin. Jadi misalnya Tegal memberlakukan lockdown sudah sedini mungkin, (sudah baik) terutama kalau sudah ada kasus. Tapi harus dilihat juga dampak dari sosial-ekonominya. Bagaimana dengan pekerja harian yang kalau tidak ada income tidak bisa memenuhi kebutuhannya," katanya saat dihubungi detikcom, Jumat (27/3/2020).

Jika sekiranya lockdown diberlakukan di level nasional, Nadia menyebut pemerintah sudah mulai membuat skenario ekonomi apabila memang ada pembatasan yang lebih agresif. Sebab, meski lockdown akan berdampak kuat untuk menekan laju penyebaran virus, tidak bisa dipungkiri ada dampak ekonomi yang akan timbul.

Diterangkan oleh Nadia, ada beberapa pertimbangan dan skema yang harus diperhatikan saat menerapkan lockdown di antaranya penambahan anggaran bantuan sosial untuk kalangan miskin, pemberian upah bagi pekerja harian, dan penangguhan kredit cicilan selama lockdown.

"Itu kebijakan ekonomi yang harus betul-betul dipikirkan juga. Tapi lagi-lagi kebijakan ini mindsetnya adalah bagaimana mensupport kebijakan public health atau lockdown tersebut," pungkas Nadia.



Simak Video "Kenali Gejala Harian Virus Corona hingga Proses Penularan"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)