Jumat, 27 Mar 2020 18:38 WIB

Cara Diet Sehat buat Si Kurus dan Si Gemuk untuk Dapat Tubuh Ideal

Akfa Nasrulhak - detikHealth
ilustrasi diet Foto: iStock
Jakarta -

Setiap orang tentu ingin punya tubuh ideal. Tidak terlalu kurus maupun terlalu gemuk. Banyak orang mencari cara paling tepat untuk mencapai tujuan tersebut dengan berbagai metode, produk, dan alat diet yang beredar di masyarakat.

Adapun tubuh ideal, menurut Medical Marketing Nutrigen-ME dr Amanda, dapat dikategorikan ideal bila masuk ke dalam range normal indeks masa tubuh. Jika merujuk pada the American Journal of Clinical Nutrition, tubuh ideal dapat dilihat dari kadar body fat (lemak tubuh) seseorang.

"Untuk wanita dikatakan acceptable jika kadar body fatnya 25-31% sedangkan pria 18-25%. Dikatakan obesitas pada wanita jika prosentase body fat 32% atau lebih, dan pada pria 26% atau lebih," jelas dr Amanda kepada detikHealth, baru-baru ini.

Kendati demikian, banyak orang merasa kesulitan untuk mendapatkan metode diet yang cocok untuk menuju tubuh ideal. Misalnya, orang kurus yang banyak makan tapi tidak mempengaruhi berat badan berlebih.

Faktanya, beda orang tentu berbeda pula nutrisi yang dibutuhkan. Hal ini pula yang mungkin menjawab mengapa program diet tertentu tak berfungsi sama pada setiap orang.

"Sebetulnya pengertian diet adalah segala makanan yang dikonsumsi secara harian. Jadi dengan tujuan apapun, diet sehat bisa diperuntukkan orang yang ingin menggemukkan badan atau menguruskan badan, yang berbeda adalah jumlah kalori yang dikonsumsi dalam dietnya," jelasnya.

dr Amanda menambahkan, metode diet yang paling baik tentu yang memiliki dasar science dan penelitian yang jelas. Ia menganjurkan untuk tetap diet sehat sesuai gen masing-masing. Untuk itulah, hadir diet DNA yang diatur berdasarkan faktor genetik seseorang. Ilmu yang mempelajari hubungan gen dengan kesehatan ini disebut nutrigenomik.

"Untuk itu kita bisa melihat sifat dan kebutuhan gen kita dengan melakukan tes Nutrigenomik. Teknik ini sudah diakui secara scientific oleh seluruh ahli genetika di seluruh dunia. Dengan hanya tes sekali, kita bisa tahu makanan yang mengandung benefit untuk kita dan yang merugikan untuk kita seumur hidup," jelas dr Amanda.

"Lebih kompleks lagi, kita bisa tahu pola hidup sehat yang tepat dan akurat untuk diri kita masing-masing. Mulai dari memilih bahan makanan, mengatur jumlah makanan, memilih jenis olahraga, mengonsumsi suplemen, dan mengetahui bakat (risiko penyakit)," tambahnya

Anda bisa melakukan pengujian Nutrigenomik untuk mengetahui informasi diet terperinci berdasarkan DNA. Karena itu sebaiknya Anda melakukan cek medis dengan tes nutrigenomik, salah satunya layanan tes medis tersebut bisa didapatkan dari Kalbe lewat program Nutrigen-Me.

Nutrigen-Me akan selalu mendampingi pasien mulai dari hasilnya yang dibacakan oleh dokter spesialis gizi klinis. Kemudian dilengkapi juga dengan asistensi dari customer relation management, sehingga bisa membantu mengakomodir kebutuhan pasien terhadap kebutuhan suplementasi, program, dan ke depannya juga akan dilengkapi dengan fitur konsultasi dengan ahli gizi.



Simak Video "'SwissCovid', Aplikasi asal Swiss Pendeteksi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)