Sabtu, 28 Mar 2020 17:10 WIB

Penularan Corona Paling Banyak Lewat Tangan, Ini Anjuran Pemerintah

Ayunda Septiani - detikHealth
Fasilitas antiseptik gratis tersedia di halte TransJakarta Harmoni. Keberadaan antiseptik gratis itu sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona. Hand sanitizer (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona COVID-19 Achmad Yurianto mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan sebelum melakukan kegiatan apapun. Baik itu sebelum makan ataupun sebelum memegang hidung. Menurut Yuri, penularan virus corona paling banyak terjadi melalui tangan.

"Mencuci tangan dengan menggunakan sabun sebelum makan, sebelum minum, sebelum menyentuh mulut, sebelum menyentuh hidung, sebelum menyentuh mata. Karena data menunjukkan penularan yang paling banyak justru karena perantara tangan," kata Yuri saat melakukan konferensi pers di BNPB pada Jumat (28/3/2020).

Yuri menegaskan tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak mencuci tangan dengan sabun. Menurutnya, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir efektif dalam mencegah penularan virus Corona.

"Ini yang menjadi penting, mencuci tangan dengan sabun, sehingga tidak ada alasan bahwa harus menggunakan hand sanitizer. Tidak. Dengan sabun sudah sangat efektif pada air yang mengalir. Ini yang diharapkan bisa dilakukan," ujar Yuri.

Lebih lanjut Yuri juga meminta masyarakat tetap tinggal di rumah selama masa pandemi corona berlangsung. Dia mengimbau masyarakat bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah.

"Oleh karena itu, mari bersama-sama kita tetap di rumah, produktif di rumah, bisa bekerja dari rumah, belajar di rumah beribadah di rumah," tutur Yuri.



Simak Video "Tren 'Coronacuts', Potong Rambut Sendiri Selama Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)