Sabtu, 28 Mar 2020 20:52 WIB

Ibu Hamil Dianjurkan Konsumsi Yoghurt, Kenapa?

Abu Ubaidillah - detikHealth
ilustrasi ibu hamil Foto: iStock
Jakarta -

Ketika wanita tengah hamil sangat disarankan untuk mengonsumsi yoghurt bukan hanya untuk kebaikan sendiri, melainkan juga untuk kebaikan janin yang tengah dikandungnya. Mengapa demikian? Ini karena di dalam yoghurt terdapat kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh buah hati.

Dilansir dari Times of India, yoghurt tidak hanya enak dikonsumsi, di dalam yoghurt terdapat bakteri probiotik yang dapat melindungi anak-anak dan ibu hamil dari paparan logam berat. Kekurangan senyawa tersebut mampu menurunkan efek perkembangan negatif pada janin dan bayi baru lahir.

Selain itu, ibu hamil juga membutuhkan lebih banyak cadangan kalsium karena janin dalam rahim menggunakan kalsium untuk tumbuh dan mengembangkan struktur tubuh mereka. Yoghurt merupakan salah satu sumber minuman yang kaya akan kalsium.

Head of Medical Kalbe Nutritionals dr Muliaman Mansyur mengatakan, Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk kalsium tergantung pada usia dan kondisi masing-masing orang. Pada ibu hamil dan menyusui, kebutuhan kalsiumnya adalah 1.200 mg/hari dan angka ini sedikit lebih tinggi dari kebutuhan tidak hamil sekitar 1.000 mg/hari.

"Jika seorang wanita hamil mengalami dan mengonsumsi kalsium kurang dari kebutuhannya, maka tubuh wanita hamil akan mampu untuk mengkompensasinya dengan mengambil kalsium yang ada pada tulang dan otot," ujar dr Muliaman kepada detikHealth, Sabtu (28/3/2020).

Meski dapat dikompensasi, namun dr Muliaman menjelaskan bila gejala tersebut dibiarkan, maka ibu hamil akan mengalami beberapa keluhan seperti cepat lelah selama kehamilan, kaki dan perut mudah kram, kurang konsentrasi, kehilangan mood, hingga nyeri tulang dan osteoporosis.

Ia menambahkan, kalsium terkandung pada sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, buah, hingga makanan laut. Namun yang mengandung kalsium tinggi adalah susu dan produk olahan susu seperti keju dan yoghurt.

Yoghurt yang merupakan produk turunan susu juga memiliki kandungan kalsium yang cukup baik terutama yoghurt yang rendah lemak. 1 gelas yoghurt mampu memenuhi 45% kebutuhan kalsium harian.

"Tentunya wanita hamil yang ingin mengonsumsi yoghurt harus memperhatikan juga kandungan serta bagaimana pengolahan dan bahan dari yoghurt sendiri," lanjut dr Muliaman.

Namun yoghurt tak bisa menggantikan susu ibu hamil karena dalam yoghurt yang dijual di supermarket tidak mengandung nutrisi untuk ibu hamil. Maka sebaiknya, konsumsi yoghurt yang dikhususkan untuk ibu hamil.

Minuman yoghurt bubuk juga dapat menjadi nutrisi pendukung perkembangan otak dan kecerdasan janin. dr Muliaman menyebut bahwa perkembangan otak dimulai dari awal kehamilan sampai 12 tahun. Sementara perkembangan otak janin/bayi tercepat dimulai dari usia hamil 7 bulan sampai bayi usia 6 bulan.

Mengonsumsi susu khusus kehamilan serta yogurt sangat dianjurkan karena mengandung banyak kalsium yang dibutuhkan pada masa kehamilan. Salah satunya Prenagen Yogurt, nutrisi segar untuk masa kehamilan dari susu fermentasi atau yogurt dalam bentuk powder.

Baru-baru ini Prenagen mengeluarkan inovasi terbarunya yakni Prenagen Yoghurt Strawberry Blush, yoghurt dalam bentuk bubuk pertama yang mengandung nutrisi makro dan mikro lengkap untuk wanita hamil seperti vitamin B6, protein, asam folat, zat besi, kalsium, vitamin D, omega 3, serta rendah lemak yang memiliki segudang manfaat, termasuk mencegah risiko cacat tabung saraf pada janin.

(prf/ega)