Senin, 30 Mar 2020 13:59 WIB

Waspada, Pengidap Asma Berisiko Kritis Jika Terinfeksi Corona

Anjar Mahardhika - detikHealth
Asma dan inhaler Waspada, pengidap asma lebih rentan alami risiko serius akibat corona. (Foto ilutrasi: Thinkstock)
Jakarta -

Mewabahnya virus corona COVID-19 yang terus meningkat membuat kekhawatiran masyarakat. Terutama orang yang mempunyai komorbiditas atau orang yang sudah memiliki penyakit penyerta yang dapat memperparah kondisinya, salah satunya pengidap asma.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan mencantumkan asma, diabetes dan penyakit jantung, sebagai kondisi yang membuat seseorang lebih berisiko menjadi sakit parah akibat virus corona COVID-19.

Dikutip dari Health, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengatakan pengidap asma memiliki risiko merasakan sakit parah akibat virus corona. Karena virus ini mempengaruhi saluran pernapasan seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru.

Pengidap asma bisa menjadi lebih serius karena virus ini menyebabkan pneumonia dan penyakit pernapasan akut.

"Asma adalah penyakit radang, dengan infeksi pernapasan menjadi salah satu penyebab paling umum, ini berarti pasien dengan asma dapat mengalami eksaserbasi (perburukan gejala) asma mereka, efek virus corona COVID-19," kata Jack Stewart, MD, ahli paru di Rumah Sakit St Joseph di Orange County, California, Amerika Serikat.

CDC menyarankan bagi mereka pengidap asma untuk memastikan memiliki simpanan obat resep darurat, seperti inhaler asma, persediaan obat lain, dan suplai non-resep selama 30 hari serta isolasi diri di rumah agar tidak terinfeksi virus corona COVID-19.



Simak Video "WHO Laporkan Penambahan Kasus Tertinggi Sejak Wabah Corona Terjadi"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)