Senin, 30 Mar 2020 16:07 WIB

27 Ribu Orang Daftar Jadi Relawan Penanganan Corona di Indonesia

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sejumlah calon relawan mengantre untuk melakukan tes kesehatan di kompleks Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3/2020). Kementerian BUMN mencari Relawan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang memiliki tugas untuk membantu bidang logistik dan operasional penanganan Covid-19. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc. Sejumlah orang mendaftar jadi relawan penanganan COVID-19. (Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Jakarta -

Sejumlah orang mendaftarkan diri untuk menjadi bagian dalam Relawan Gugus Tugas Penanganan COVID-19. Data terakhir relawan COVID-19 berjumlah 27.763 orang dari seluruh Indonesia.

"Ada 8.763 relawan yang terdaftar, di mana 1.901 relawan dengan kualifikasi relawan medis dan 6.862 relawan non medis. Data ini hanya yang terdaftar di gugus tugas dan akan digabungkan dengan memasukkan data relawan di Kementerian Kesehatan sekitar 4.000 orang dan Kemendikbud sekitar 15 ribu orang," kata koordinator relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Andre Rahardian, dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Senin (30/3/2020).

Saat ini prioritas pemanggilan dan pengerahan adalah relawan medis, yang akan dilatih terlebih dahulu, sebelum memulai tugas ketika ada permintaan dari rumah sakit-rumah sakit, baik rujukan maupun darurat yang ada di seluruh Indonesia.

"Relawan medis menjadi prioritas pertama, dan relawan non medis yang akan menjadi prioritas berikutnya adalah relawan yang terkait dnegan pengelolaan rumah sakit, distribusi logistik, yang akan segera diaktifkan bersama gugus tugas BNPB," tambahnya.

Sebelumnya, Andre mengajak semua elemen dapat bergabung menjadi garda terdepan dalam memerangi virus Corona atau COVID-19. Dia mengatakan gugus tugas juga sudah melakukan kerja sama dengan asosiasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan perguruan tinggi untuk ikut bergabung menjadi relawan menangani para pasien.



Simak Video "Dicari Relawan Uji Coba Vaksin Corona dengan Bayaran Rp 65 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)