Senin, 30 Mar 2020 20:19 WIB

India Akan Ubah Gerbong Kereta Menjadi Ruang Isolasi Pasien Corona

Muhammad Anjar Mahardhika - detikHealth
Penerapan lockdown membuat akses transportasi ke luar dan masuk India dihentikan sementara. Stasiun kereta yang biasanya ramai oleh warga kini sunyi dan sepi. India berencana gunakan gerbong kereta sebagai rumah sakit untuk isolasi pasien corona. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Jumlah kasus virus corona COVID-19 di India per hari Senin (30/3/2020), menurut data dari worldometers sudah terdapat 1.071 pasien positif, 29 kematian, dan 100 orang yang sembuh. Lonjakan kasus ini membuat Pemerintah India akan mengubah gerbong kereta menjadi lokasi isolasi bagi para pasien positif virus corona.

Mengutip dari Economicstimes, kesepakatan ini dibahas pada Rabu (25/3/2020) melalui konferensi video antara Perdana Menteri India dengan Menteri Kereta Api dan Dewan Kereta Api negara tersebut.

"Gerbong kereta api dapat diubah menjadi rumah sakit darurat di atas roda yang dilengkapi dengan ruang konsultasi, toko medis, ICU, dan dapur," ungkap Yadev Ketua Dewan Kereta Api India.

Nantinya, gerbong kereta api yang menjadi ruang isolasi ini akan dikirim ke berbagai daerah di India yang mengalami peningkatan kasus infeksi virus corona COVID-19.

organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan India saat ini hanya memiliki 0,7 tempat tidur rumah sakit per 1.000 orang. India telah menargetkan untuk meningkatkannya menjadi dua tempat tidur per 1.000 orang, namun WHO menyarankan setidaknya 3 tempat tidur per 1.000 orang.



Simak Video "WHO Laporkan Penambahan Kasus Tertinggi Sejak Wabah Corona Terjadi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)