Selasa, 31 Mar 2020 18:06 WIB

Sayang Keluarga? Tunda Mudik Agar Tak Tularkan Corona

Ayunda Septiani - detikHealth
Presiden Joko Widodo menghimbau masyarakat Indonesia untuk tidak diperkenankan mudik demi mencegah penularan virus corona (COVID-19). Cegah corona, diimbau tidak mudik dulu (Foto: Antara Foto)
Jakarta -

Persebaran virus corona COVID-19 di Indonesia tak juga kunjung surut, bahkan terus meningkat. Banyak masyarakat yang sudah mulai mudik ke kampung halamannya saat pandemi berlangsung.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona COVID-19, Achmad Yurianto mengimbau agar masyarakat tak perlu melakukan perjalanan mudik karena sangat berisiko berpindah bersamaan dengan pergerakan orang yang terinfeksi.

"Kami yakin semua sayang keluarga. Oleh sebab itu, tunda dulu untuk melaksanakan perjalanan panjang dalam rangka pulang ke kampung halaman. Karena virus ini akan berpindah bersamaan dengan pergerakan orang yang terinfeksi, manusia lah yang membawanya," jelas Yuri saat konferensi pers di BNPB, Jakarta Timur, Selasa (31/3/2020).

Yuri juga menyampaikan, bahwa benteng yang paling aman dalam penyebaran virus ini adalah tetap berdiam diri di rumah.

"Oleh karena itu, kita yakinkan bahwa benteng paling aman dalam serangan virus ini adalah di rumah. Inilah yang kami meminta untuk dilakukan," pungkasnya.

Yuri juga menghimbau kepada masyarakat untuk menjadi pahlawan, baik itu melindungi diri sendiri, lindungi keluarga ataupun tetangga. Dengan cara inilah yang paling tepat untuk melindungi bangsa kita.



Simak Video "WHO Minta Tiap Negara Transparan soal Kasus COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)