Rabu, 01 Apr 2020 17:27 WIB

Pemerintah RI Akan Pakai Mesin Pemeriksaan TBC untuk Tes Virus Corona

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor bersiap melakukan tes cepat (rapid test) pendeteksian COVID-19 kepada orang dalam pengawasan (ODP) di Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2020). Tes tersebut diperuntukan bagi peserta Seminar Anti Riba yang berlangsung di Babakan Madang Kabupaten Bogor pada 25-28 Februari 2020, dimana dua orang peserta seminar tersebut meninggal dunia di Solo Jawa Tengah akibat COVID-19. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww. Rapid test virus corona COVID-19 (Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Jakarta -

Saat ini, pemerintah Indonesia semakin gencar mencegah penularan virus corona COVID-19. Selain dengan rapid test dan PCR (polymerase chain reaction, dalam waktu dekat pemerintah akan mulai memanfaatkan mesin pemeriksaan TBC (Tuberkulosis atau TB) yaitu tes cepat molekuler (TCM).

"Kita akan melakukan dalam waktu dekat untuk memanfaatkan mesin pemeriksaan TBC atau TCM, yang selama ini sudah ada di lebih dari 132 rumah sakit dan beberapa puskesmas yang terpilih, untuk kita konferensi agar mampu melaksanakan pemeriksaan COVID-19," ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto saat konferensi pers di BNPB, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2020).

Yuri mengatakan, perubahan ini tidak mudah dilakukan. Butuh banyak perubahan, mulai dari pengaturan mesin, melatih sumber daya manusia (SDM) yang akan menjalankannya, dan menyiapkan cartridge yang sesuai.

Meski begitu, Yuri tetap optimistis rencana ini akan bisa berjalan dalam minggu ini. Dengan adanya mesin ini, diharapkan bisa memperpendek jarak pemeriksan spesimen dari rumah sakit menuju laboratorium.


"Kita harapkan pada hari ini atau paling lambat besok, sudah mulai masuk cartridge untuk melakukan uji coba mesinnya. Harapan kita, makin cepat lagi kita bisa melakukan pemeriksaan," jelasnya.

Dengan adanya alat ini, hasil yang didapatkan akan jauh lebih jelas dan pasti dari pada rapid test. Ini bisa menunjukkan apakah orang yang dites pasti terinfeksi atau tidak, karena yang diperiksa bukanlah antibodi lagi.



Simak Video "Tren 'Coronacuts', Potong Rambut Sendiri Selama Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)