Kamis, 02 Apr 2020 17:31 WIB

Bayi 6 Minggu di AS jadi Pasien Termuda yang Meninggal Akibat Corona

Ayunda Septiani - detikHealth
bayi sakit Virus corona juga menginfeksi bayi. (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Seorang bayi berumur 6 minggu di Amerika Serikat dikabarkan meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona COVID-19. Bayi tersebut diketahui terinfeksi virus corona setelah ditemukan tidak sadarkan diri oleh orang tuanya.

Melalui akun Twitter Gubernur negara bagian Connecticut, Ned Lamont mengatakan, bayi malang tersebut diketahui meninggal pada Rabu (1/3). Saat itu ia langsung dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadarkan diri.

"Hasil tes mengkonfirmasi tadi malam bahwa bayi baru lahir itu positif terinfeksi corona," kata Lamont dikutip dari Channel News Asia.

Kematian bayi tersebut menjadi kematian termuda di dunia akibat terinfeksi virus corona. Ia menyampaikan duka yang mendalam akibat kabar tersebut.

"Ini benar-benar menyedihkan, kami percaya ini adalah salah satu nyawa termuda akibat corona COVID-19," ungkapnya.

Pekan lalu pihak berwenang Illinois mengatakan mereka sedang menyelidiki kematian anak berusia kurang dari setahun yang telah dites positif terkena virus corona. Menurut media setempat, bayi itu berusia sembilan bulan.

Virus yang menyebar cepat ini telah menyebabkan setidaknya 4.476 kematian di Amerika Serikat. Banyak pihak meyakini jika virus ini rentan pada kaum lansia.

Meskipun tampaknya jumlah korban muda semakin hari juga semakin banyak. Negara bagian New York, yang berbatasan dengan Connecticut menjadi negara bagian yang paling terdampak, dengan kematian hampir 2.000 orang.

Seorang bayi berusia 9 bulan dengan virus Corona baru itu juga dilaporkan meninggal di Illinois baru-baru ini.



Simak Video "Salip China, Angka Kematian Akibat Corona di Spanyol Capai 3.434 Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)