Jumat, 03 Apr 2020 08:11 WIB

Kasus Positif Virus Corona Tembus Sejuta, Kematian Lebih dari 53 Ribu

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Tim medis menurunkan pasien positif terjangkit COVID-19 dari pesawat Hercules C-130 untuk dimasukkan kedalam mobil ambulas, saat simulasi pemindahan pasien COVID-19 di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (26/3/2020). Simulasi tersebut untuk melihat kesiapan personel medis dalam menangani proses pemindahan pasien khusus Corona (COVID-19) dari  pesawat untuk dibawa ke RS Khusus Corona di Pulau Galang, Batam. ANTARA FOTO/M N Kanwa/ama. Simulasi penanganan virus corona COVID-19 (Foto: ANTARA FOTO/M N Kanwa)
Jakarta -

Lebih dari 1 juta orang di seluruh dunia telah terinfeksi virus corona COVID-19. Rekapitulasi data dari Worldometer menunjukkan, angka kematian telah melampaui angka 53 ribu.

Pada Jumat (3/4/2020), terpantau jumlah kasus positif secara akumulatif berada di angka 1.014.943. Angka ini nyaris 10 kali lipat dibandingkan bulan lalu, yang berada di sekitar angka 96.888 kasus.

COVID-19 yang oleh organisasi kesehatan dunia WHO telah ditetapkan sebagai pandemi, bermula pada 17 November 2019. Seseorang di Provinsi Hubei, China terinfeksi virus ini dan diyakini sebagai kasus paling awal yang diketahui.

Jumlah kasus di China bertambah menjadi 27 kasus pada 15 Desember, dan melonjak menjadi 60 pada 20 Desember. Sekitar 3 bulan kemudian, China melaporkan 81.589 kasus positif secara akumulatif, dengan 3.318 di antaranya meninggal dan 76.408 dinyatakan sembuh.

Dengan jumlah kematian secara global mencapai 53.166, tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) tercatat 5,24 persen. Italia mencatatkan jumlah kematian paling besar yakni 12.915, dengan angka kematian tertinggi yakni 12,07 persen.



Simak Video "Faktor yang Memengaruhi Keparahan Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)