Sabtu, 04 Apr 2020 18:56 WIB

Inggris Rencanakan 'Paspor Imunitas' untuk Pasien Sembuh Corona

Muhammad Anjar Mahardhika - detikHealth
virus corona Paspor dipakai untuk mengidentifikasi pasien yang sudah sembuh. (Foto: Getty Images/iStockphoto/wildpixel)
Jakarta -

Pandemi corona saat ini telah menginfeksi lebih dari satu juta orang di seluruh dunia. Banyak yang bertanya-tanya sampai kapan berakhirnya wabah ini dan bisa beraktivitas secara normal.

Dilansir CNN, Sekretaris Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock menyarankan agar warganya yang sembuh dari virus corona COVID-19 diberikan sertifikat yang dinamai dengan 'paspor imunitas'. Fungsinya untuk menentukan siapa saja yang boleh kembali beraktivitas normal.

"Kami sedang menguji paspor imunitas. Bagaimana orang yang menderita penyakit ini, telah mendapatkan kekebalan imun ketika sembuh. Jika memiliki kekebalan, dapat bisa kembali ke kehidupan normal," ujar Matt Hancock.

Namun Matt mengatakan saat ini masih terlalu cepat untuk menilai kekebalan tubuh setelah sembuh dari penyakit tersebut. Belum ada penelitian jelas mengenai pasien yang sudah sembuh dapat memiliki kekebalan.

Ahli kesehatan Paul Hunter dari University of East Anglia, Inggris, berkomentar ada kelemahan dari ide tersebut. Ada kekhawatiran nantinya banyak orang yang sengaja untuk terinfeksi virus ini dan sembuh agar dapat paspor antibodi ini untuk beraktivitas normal.

Sedangkan China mengembangkan kode QR berbasis warna untuk mendeteksi pasien yang terinfeksi virus corona atau tidak. Pada bulan lalu warga provinsi Hubei diberitahu untuk memiliki kode QR berbasis warna merah, kuning dan hijau.

Seseorang yang mendapat QR berwarna hijau dinyatakan sehat dan aman untuk bepergian. QR kuning memiliki arti seseorang yang pernah kontak dengan pasien positif dan dihimbau untuk tetap di rumah. QR merah menandakan orang yang dicurigai atau memiliki gejala virus tersebut dan disarankan untuk isolasi diri dengan tinggal di rumah.

Sementara itu Korea Selatan, melakukan pengujian dengan jumlah yang banyak untuk mengetahui orang yang terinfeksi virus corona. Pemerintah negara tersebut memperkenalkan aplikasi berbasis Global Positioning System (GPS) untuk pasien yang terinfeksi. Nantinya pasien yang dinyatakan positif akan dipantau melalui GPS ini untuk tetap di rumah.



Simak Video "Brasil Mulai Uji Coba Vaksin COVID-19 Inggris untuk 2 Ribu Partisipan"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)