Minggu, 05 Apr 2020 08:56 WIB

17 Dokter dan 5 Dokter Gigi Meninggal Selama Pandemi Corona, Ini Daftarnya

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
White chalk drawing as black ribbon shape on black board background (Concept for symbol of remembrance or mourning) Para pejuang di garis depan perawatan pasien virus corona COVID-19 kadang harus mempertaruhkan nyawa (Foto: Getty Images/iStockphoto/bankrx)
Jakarta -

Selama pandemi virus corona COVID-19, para petugas kesehatan berada di garis depan memberikan perawatan pada pasien. Sebagian dari mereka sampai harus mempertaruhkan nyawa.

Mereka yang berinteraksi langsung dengan pasien berasal dari beragam profesi, mulai dari dokter, perawat, sampai petugas kebersihan. Kurangnya Alat Pelindung Diri (APD) banyak disorot karena menempatkan para pejuang di garis depan ini dalam risiko tinggi untuk tertular.

Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) mencatat sedikitnya 5 anggotanya gugur selama pandemi virus corona COVID-19.

"Ada yang sudah keluar hasilnya, ada yang belum. Tapi posisinya masih PDP," kata Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Jakarta Pusat, drg Ahmad Syaukani.

Kelima dokter gigi anggota PDGI yang meninggal adalah sebagai berikut:

  1. drg Umi Susana Widjaja, SpPM
  2. drg Yuniarto Budi Santoso, MKM
  3. drg Amutabia P Artsianti, SpOrt
  4. drg Roselani Widajati Orang, SpProst
  5. drg Gunawan Oentaryo, MKes

Sebelumnya, tercatat 17 dokter anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meninggal dunia. Sebagian dinyatakan positif terinfeksi COVID-19, sebagian lagi berstatus PDP. Mereka adalah:

  1. Prof. Dr. dr. Iwan Dwi Prahasto (Guru Besar Farmakologi FK UGM)
  2. Prof. Dr. dr. Bambang Sutrisna (Guru Besar FKM UI)
  3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat)
  4. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (Dinkes Kota Bandung)
  5. dr. Hadio Ali K, Sp.S (Perdossi DKI Jakarta, IDI Jaksel)
  6. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor)
  7. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi)
  8. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (RSJ dr. Soeharto Herdjan, IDI Jaktim)
  9. dr. Ucok Martin Sp. P (Dosen FK USU, IDI Medan)
  10. dr. Efrizal Syamsudin, MM (RSUD Prabumulih, Sumatera Selatan, IDI Cabang Prabumulih)
  11. dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur)
  12. Laksma (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS di RSAL Mintohardjo. (IDI Jakpus)
  13. Prof. Dr. dr. Nasrin Kodim, MPH (Guru besar Epidemiologi FKM UI)
  14. dr. Bernadetta Tuwsnakotta Sp THT - Meninggal di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar)
  15. Dr. dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) - Meninggal di RS Persahabatan (IDI Jaksel)
  16. dr Ketty di RS Medistra (IDI Tangsel)
  17. dr. Heru S. - Meninggal di RSPP (FK UNDIP).


Simak Video "PB IDI: Tak Ada Dokter-Ahli Mikrobiologi Bernama Hadi Pranoto"
[Gambas:Video 20detik]
(up/fds)