Senin, 06 Apr 2020 16:19 WIB

Pemerintah Serukan Wajib Pakai Masker Kain Saat Beraktivitas di Luar Rumah

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jubir Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto Pemerintah wajibkan pakai masker. (Foto: dok. BNPB)
Jakarta -

Sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona, pemerintah menyebut penggunaan masker sebagai cara efektif menekan laju penularan COVID-19. Setelah sebelumnya pemerintah hanya menganjurkan penggunaan masker bagi yang sakit, saat ini seluruh masyarakat diwajibkan memakai masker.

"Presien Jokowi telah mengingatkan kita semua, sejalan dengan rekomendasi WHO agar seluruh masyarakat menggunakan masker. Sekali lagi, agar seluruh masyarakat menggunakan masker terutama saat beraktivitas di luar rumah," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, Senin (6/4/2020).

Keterbatasan masker medis dan N95 membuat peruntukannya hanya dikhususkan bagi tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanganan pasien virus corona. Untuk itu, masyarakat bisa menggunakan masker kain yang bisa dicuci ulang dan materialnya mudah ditemukan.

"Secara mandiri kita mampu untuk membuat masker-masker kain. Masker bedah, masker N95, hanya diperuntukkan bagi petugas kesehatan. Kita cukup menggunakan masker kain yang bisa dibuart sendiri," tambahnya.

Penggunaan masker kain untuk seluruh masyarakat diwajibkan mengingat saat ini pemerintah menyadari adanya kelonjakan kasus yang cukup tinggi dikarenakan banyak pasien virus corona sakit tidak bergejala dan sulit terdeteksi. Sehingga orang tanpa gejala i ni bisa menularkan virus corona saat berbicara, bersin, atau batuk.

"Mari sekali lagi kita menggunakan masker, masker untuk semua," pungkasnya.



Simak Video "Masker Katup Tak Mampu Tangkal Penularan Covid-19 "
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)