Kamis, 09 Apr 2020 14:58 WIB

Diidap Glenn Fredly, Ini Tipe Meningitis Berdasarkan Penyebabnya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
pemakaman Glenn Fredly di Tanah Kusir, Jakarta Selatan Glenn Fredly meninggal karena meningitis. (Foto: Hanif Hawari/detikHOT)
Jakarta -

Indonesia kembali kehilangan salah satu musisi, yaitu Glenn Fredly Deviano Latuihamallo atau Glenn Fredly. Ia meninggal pada Rabu (8/4/2020) akibat penyakit meningitis yang diidapnya.

Glenn sempat dirawat di rumah sakit bulan lalu karena keluhan penyakitnya ini. Diketahui, meningitis adalah peradangan yang terjadi pada selaput otak atau meninge dan sumsum tulang belakang.

Meningitis ini ternyata punya jenis atau tipe yang berbeda-beda tergantung penyebabnya. Dikutip dari Everyday Health, berikut ini tipe-tipenya.


1. Meningitis bakterial

Tipe meningitis ini terjadi saat bakteri masuk ke aliran darah dan berpindah ke otak dan sumsum tulang belakang. Jenis-jenis bakteri yang bisa menjadi penyebabnya, di antaranya Haemophilus influenzae (biasanya tipe b), Streptococcus pneumoniae, dan Neisseria meningitidis.

Bakteri ini bisa menyebar dari orang ke orang melalui batuk, bersin, transfer air liur selama berciuman, atau resusitasi mulut ke mulut. Beberapa di antaranya juga bisa disebabkan oleh mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi, meskipun terkadang sumbernya tidak diketahui.

Gejala yang muncul, seperti sakit kepala, demam, leher kaku, muncul ruam, mual dan muntah, sensitivitas cahaya, dan kebingungan. Tipe ini bisa diobati dengan antibiotik dan melindungi diri dengan vaksinasi.


2. Meningitis virus

Meningitis tipe ini jauh lebih umum dan lebih ringan dibandingkan yang bakteri. Sebagian besar kasus ini disebabkan oleh enterovirus dan bisa juga virus lainnya, seperti campak, gondong, cacar air.

Gejalanya hampir serupa dengan tipe bakteri. Gejala yang muncul yaitu demam, sakit kepala, leher kaku. Seringkali tipe ini bisa sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus, meskipun bisa diobati dengan obat antivirus.

Pada beberapa kasus, penyakit ini bisa semakin parah tergantung jenis virus penyebabnya, usia pasien, dan sistem kekebalan tubuh.

Penularannya bisa terjadi melalui tinja, tidak mencuci tangan dengan benar, sekresi mata, hidung, mulut, atau cairan tubuh lain.


3. Meningitis parasit

Tipe ini umumnya disebabkan oleh parasit yang disebut Naegleria fowler yang bisa menyebabkan meningoensefalitis amuba primer (PAM). Tipe meningitis parasit ini jarang ditemukan atau langka. Tetapi, ini tidak bisa menular ke orang lain.

Ini menyebabkan infeksi otak yang berkembang cepat dalam waktu rata-rata 1-12 hari dan biasanya berakibat fatal. Gejala umum meningitis biasanya muncul pada hari ke-1 sampai ke-7 setelah infeksi. Selanjutnya, ini bisa berpotensi menimbulkan kebingungan, kehilangan keseimbangan, kejang, halusinasi, dan kurangnya perhatian terhadap lingkungan.

Biasanya parasit Naegleria fowler terdeteksi dalam sumber air tawar hangat seperti danau, mata air panas, air tanah, kolam renang yang kurang terawat, dan pemanas air. Parasit ini masuk ke tubuh melalui hidung, berjalan ke otak, dan menghancurkan jaringan otak.


4. Meningitis jamur

Meningitis tipe ini terjadi saat jamur masuk ke aliran darah, tapi cukup langka terjadi. Penyakit ini lebih berisiko pada orang yang sistem imunnya lemah, tapi tidak menular pada orang.

Penyebabnya paling sering karena menghirup spora jamur dari tanah yang terkontaminasi kotoran burung atau kelelawar. Pengobatannya bisa menggunakan obat antijamur dalam dosis yang tinggi dan panjang. Lama pengobatannya pun tergantung pada sistem kekebalan tubuh pasiennya.

5. Meningitis non-infeksi

Tipe meningtis non-infeksi ini tidak bisa ditularkan ke orang lain. Meningitis ini biasanya terjadi karena kanker, lupus, cedera kepala, operasi otak, atau konsumsi obat-obat tertentu.

Gejala umumnya sama seperti tipe lainnya, seperi demam, sakit kepala, leher kaku, sakit kepala, mual dan muntah, sensitivitas cahaya, dan kondisi mental yang berubah.



Simak Video "Kemenkes: Lansia Perlu Hati-hati Gunakan Herbal untuk Atasi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)