Jumat, 10 Apr 2020 15:12 WIB

Cegah Virus Baru, China Buat Daftar Hewan Ternak yang Bisa Dikonsumsi

Firdaus Anwar - detikHealth
Showroom Ternak Kabupaten Bandung China mulai berusaha kurangi interaksi antara hewan liar dengan manusia. (Foto ilustrasi: Wisma Putra)
Jakarta -

Pemerintah China dilaporkan mulai menyusun daftar hewan apa saja yang bisa diternakkan untuk dikonsumsi. Hal ini dilakukan untuk mencegah risiko kemunculan penyakit baru seperti COVID-19 yang diakibatkan oleh virus Corona.

Kementerian Pertanian China pada hari Rabu (8/4/2020), mengeluarkan rancangan daftar hewan yang bisa diternakkan. Anjing tak lagi dianggap ke dalam hewan yang bisa dikonsumsi, begitu juga dengan trenggiling, kelelawar, dan musang.

Hewan yang dianggap aman untuk diternakkan mulai dari babi, sapi, kambing, ayam, rusa, alpaka, hingga burung unta. Ada dua spesies rakun yang juga bisa diternakkan, tapi bukan untuk dikonsumsi dagingnya.

"Dengan berkembangnya peradaban manusia dan kekawatiran serta pilihan publik terhadap perlindungan hewan, anjing telah berevolusi tidak lagi jadi hewan ternak tetapi hewan peliharaan," tulis Kementerian Pertanian China seperti dikutip dari CNN, Jumat (10/4/2020).

Keputusan ini disebut belum final karena masih menunggu masukan dari berbagai sektor hingga tanggal 8 Mei 2020.

Virus Corona COVID-19 diduga muncul menyerang manusia dari kelelawar. Interaksi yang tak higienis antara hewan liar dan manusia di pasar daerah Wuhan disebut-sebut jadi sumber awal kemunculan virus.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)