Jumat, 10 Apr 2020 18:50 WIB

Tips Atasi Overthinking saat Corona, dari Barefoot hingga Pijat Bareng

Niken Widya Yunita - detikHealth
overthinking Foto: Getty Images/Dean Mitchell/Tips Atasi Overthinking saat Corona, dari Barefoot hingga Pijat Bareng
Jakarta -

Setiap hari kita melihat angka orang yang positif corona selalu bertambah. Di Indonesia saja, data pada Jumat (10/4/2020), kasus positif corona mencapai 3.512 dan 280 orang di antaranya meninggal dunia.

Belum lagi kita mendengar berita dokter-dokter meninggal dunia. Apakah kita bisa tenang? Masa bisa tenang pada situasi sekarang ini.

Kita pun menjadi overthinking atau berpikir berlebihan. Overthinking tidak baik untuk kesehatan mental. Kita bisa sulit melakukan aktivitas sehari-hari. Psikolog Keluarga dan Anak Samanta, MPsi, kepada detikcom memberikan tips untuk mengurangi overthinking.

Berikut tips mengurangi overthinking:

1. Fokus Pada Indera

Latih pernapasan hingga stabil dan rasakan kelima indera kita. Buatlah diri kita mensyukuri semua indera yang kita miliki. Rasakan fungsi dari masing-masing indera kita.

2. Phone Detox

Semua orang butuh perhatian. Semua ingin diperhatikan. Maka tidak ada salahnya kamu membatasi dirimu dengan mematikan HP kamu sejenak. Menutup pintu komunikasi yang tidak kunjung berhenti di berbagai grup membahas tentang isu COVID-19 ini.

3. Barefoot

Tips mengurangi overthingking saat corona lainnya yakni barefoot. Saat yang tepat untuk ikut healing bersama bumi terkasih kita. Jalan kaki tanpa alas kaki di dekat-dekat rumah dapat menenangkan pikiran kita.

4. Baca Buku

Pilih buku bacaan ringan yang bisa bikin kamu senyum-senyum dan fokus pada jalan cerita di buku. Mana tahu dari hasil membaca buku kamu jadi punya beberapa ide brilian.

5. Latih Otak

Tanyakan pada dirimu, "Apa yang bisa kamu lakukan atau kerjakan hari ini agar kamu aktif secara positif?" Daripada fokus pada hal yang jauh di depan dan belum terjadi, lebih baik fokus pada hari ini dan menghabiskan waktu secara sehat bersama keluarga.

6. Pijat Bareng

Ayo saling pijat anggota keluarga. Untuk pasutri bisa pijat pasangan. Duduk berhadapan dan pijat area leher hingga pundak pasangan. Rasakan khasiatnya, bukan hanya mengendurkan otot-otot leher yang kaku tapi juga meningkatkan romantisme pasangan.

Untuk anak-anak bisa saling pijat telapak kaki yang berujung gelitik bersama kakak dan adik. Kamu mau mencoba tips mengurangi overthinking?



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/erd)