Senin, 13 Apr 2020 09:35 WIB

Diinvestigasi WHO, Kenapa Ada yang Kembali Positif Usai Sembuh COVID-19?

Firdaus Anwar - detikHealth
Rumah dinas Wali Kota Semarang disiapkan sebagai tempat isolasi pasien Corona, Minggu (29/3/2020). Sifat virus Corona COVID-19 masih belum banyak diketahui. (Foto ilustrasi: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sedang menginvestigasi laporan yang menyebut ada pasien COVID-19 yang kembali positif setelah sebelumnya dinyatakan sembuh dari infeksi virus Corona COVID-19. Sejauh ini ahli menyebut ada beberapa kemungkinan penyebabnya.

"Kami mengetahui ada laporan dari individu yang telah dites negatif untuk COVID-19 menggunakan pengujian PCR (polymerase chain reaction) dan kemudian setelah beberapa hari pengujian positif lagi," kata WHO seperti dikutip dari Reuters, Senin (13/4/2020).

"Kami berhubungan erat dengan para ahli klinis dan bekerja keras untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang kasus-kasus individual tersebut. Penting untuk memastikan bahwa ketika sampel dikumpulkan untuk pengujian pada pasien yang dicurigai, prosedur dipatuhi dengan benar," lanjutnya.

Direktur Korea Centers for Disease Control and Prevention (KCDC), Jeong Eun-kyeong, mengatakan bahwa kemungkinan yang terjadi adalah virus mengalami 'reaktivasi', bukan pasien yang kembali terinfeksi (reinfeksi).

Kemungkinan reinfeksi dinilai kecil karena seseorang yang pernah terinfeksi virus Corona akan membentuk imunitas atau kekebalan. Selama beberapa waktu, tubuhnya diyakini akan bisa menangkal infeksi.

Ada juga spekulasi hasil tes PCR tidak akurat sehingga yang sebetulnya masih ada virus sudah dinyatakan negatif.

"Karena COVID-19 ini penyakit baru, kami membutuhkan lebih banyak data epidemiologi untuk bisa mengambil kesimpulan terkait sifat penyebaran virus," ungkap WHO.



Simak Video "WHO Sebut 3 Tempat yang Mudah Tularkan Virus Corona "
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)