Rabu, 15 Apr 2020 09:04 WIB

Luka di Kaki Dicurigai Jadi Gejala Lain Virus Corona

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Menghilangkan bau kaki di musim hujan Luka di kaki bisa jadi gejala lain virus Corona (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Makin banyaknya kasus virus Corona COVID-19 yang tak bergejala membuat pada ilmuwan tertantang untuk mengungkap hal baru tentang penyakit ini. Terbaru, COVID-19 dikaitkan dengan lesi atau luka di kaki.

Para ilmuwan di Spanyol baru-baru ini melaporkan temuan baru bahwa COVID-19 mungkin bisa dideteksi lebih dini dari luka di kaki. Luka yang dimaksud digambarkan mirip pada campak dan cacar air.

Perhimpunan podiatri atau ahli kesehatan kaki di negara tersebut melaporkan sejumlah kasus virus Corona dengan keluhan luka di kaki. Secara khusus ditemukan pada remaja dan anak-anak, tetapi beberapa orang dewasa juga mengalaminya.

"Luka ungu, sangat mirip campak dan cacar air, yang biasanya muncul di jari kaki dan normalnya sembuh tanpa berbekas," tulis para ahli dalam sebuah pernyataan, dikutip dari news.com.au.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah fererasi podologis internasional merilis kasus yang diyakini sebagai yang pertama. Luka ditemukan pada kaki seorang remaja pria 13 tahun pada 8 Maret. Awalnya disangka gigitan lama-lama, tapi belakangan dinyatakan terinfeksi virus Corona.



Simak Video "Ingatkan Pentingnya Imunisasi, IDAI: Jangan Sampai Double Outbreak"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)