Jumat, 17 Apr 2020 14:39 WIB

Kenali Sistem Imun yang Disebut Bisa Usir Jauh Corona

Akfa Nasrulhak - detikHealth
Ilustrasi Sistem Imun Foto: shutterstock
Jakarta -

Secara umum, sistem kekebalan tubuh merupakan sistem kompleks terdiri dari sel, jaringan dan organ yang bekerja sama dalam melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Sistem imun dapat menjaga tubuh agar tetap sehat, terutama di tengah pandemi COVID-19 saat ini.

"Sistem kekebalan tubuh adalah mekanisme tubuh manusia untuk melawan atau mengusir benda asing (mikroorganisme dan zat-zat asing) yang masuk ke dalam tubuh. Terdiri dari banyak komponen, dari sel hingga organ, yang akan bereaksi dengan serangkaian respons imun untuk melindungi tubuh jika benda asing tersebut masuk ke dalam tubuh manusia," jelas Medical Manager Consumer Health Division Kalbe Farma, dr. Helmin Agustina Silalahi kepada detikHealth, Jumat (17/4/2020).

Dikutip dari Livescience, ada beberapa fakta menarik soal sistem kekebalan tubuh manusia yang mungkin belum Anda ketahui. Berikut ulasannya:

1. Muncul Gejala Penyakit Berarti Sistem Imunitas Bekerja

Seringkali orang beranggapan bahwa bakteri, virus, dan jamur adalah penyebab gejala penyakit, tetapi secara teknis ini tidak benar. Gejala penyakit kadang-kadang terjadi karena sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap mikroorganisme.

Misalnya demam, dr Helmin menjelaskan gejala ini merupakan salah satu tanda adanya perlawanan tubuh terhadap infeksi. Saat terjadi infeksi sistem kekebalan tubuh akan bereaksi dengan cara mengirim sel darah putih dan membentuk antibodi untuk melawan.

"Jika daya tahan seseorang dalam kondisi baik maka mikroorganisme yang masuk akan mati dan gejala akibat infeksi ini tidak dirasakan. Namun jika kekebalan tubuh kalah maka timbul berbagai gejala seperti demam, dan lain-lain," tambahnya.

2. Bakteri Usus Jadi Kunci Sistem Kekebalan Tubuh yang Sehat

Tubuh manusia adalah rumah bagi triliunan bakteri, yang melebihi jumlah sel kita sendiri 10 banding 1. Dalam saluran pencernaan, mikroba ini sering bermanfaat, membantu pencernaan dan mensintesis vitamin B dan K. Tetapi penelitian juga menunjukkan bakteri usus kita membantu sistem kekebalan tubuh kita dan menjaga kita tetap sehat dalam berbagai cara.

Seperti bakteri 'baik' yang dapat mempengaruhi sensitivitas sistem kekebalan terhadap antigen, yang berpotensi membantu mencegah penyakit autoimun, kondisi di mana sistem kekebalan menyerang jaringan tubuh sendiri. Bakteri juga menghasilkan antibodi yang berguna dan memicu ekspresi protein usus, yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh untuk memperbaiki cedera internal.

"Saluran cerna merupakan organ pertahanan tubuh yang menghasilkan antibodi karena di sana tinggal sekitar 400-500 spesies mikroba. Ekosistem yang dibentuk oleh mikroba tersebut memiliki peran besar dalam perkembangan serta fungsi sistem imun saluran cerna dan mempunyai dampak besar terhadap kesehatan secara umum, termasuk aspek kesehatan di luar sistem pencernaan," jelas dr Helmin.

3. Sel Darah Putih hanya Presentasi Kecil dari Darah Anda

Sistem kekebalan terus bekerja untuk melindungi Anda dari penyakit dan melawan infeksi. Anda mungkin berharap bahwa tentara sistem imunitas ini, yaitu sel darah putih, merupakan sebagian besar dari darah Anda. Tapi ternyata, jumlah sel darah putih hanya 1 persen dari sel yang mencapai 5 liter darah pada tubuh orang dewasa.

Tapi jangan khawatir, ada lebih dari cukup sel darah putih untuk menyelesaikan pekerjaan untuk kekebalan tubuh. Dalam setiap mikroliter darah, Anda memiliki antara 5.000 dan 10.000 sel darah putih.

Perlu diingat, agar sistem kekebalan tubuh tetap berfungsi baik, jangan lupa menjaga gaya hidup yang sehat. Kemudian, selain menjaga asupan dengan vitamin C, ada beberapa vitamin lain juga yang ternyata dapat berperan menjaga sistem imun tubuh.

Seperti vitamin B12 membantu pembentukan Sel B dan Sel T dan vitamin E untuk menghambat radikal bebas dan meningkatkan Sel T. Nah apa itu Sel B dan Sel T? Ternyata 2 sel ini berperan penting untuk imunitas tubuh khususnya di tengah pandemi COVID-19 ini.

"Sel T dan sel B mampu untuk mengenali struktur spesifik dari kuman yang masuk, dan membuat sistem imun mampu merespons lebih cepat dan efektif ketika terpapar kembali dengan bahan patogen/kuman tersebut. Artinya tubuh tidak akan sakit walaupun terpapar dengan kuman tersebut karena tubuh sudah mengenali dan memiliki kemampuan untuk membunuhnya," beber dr Helmin.

Untuk memenuhi kebutuhan vitamin tersebut, Anda bisa mengonsumsi Fatigon Multivitamin. Suplemen ini mengandung multivitamin B1, B6, B12, Vitamin E dan mineral, Kalium, dan Magnesium Aspartat yang digunakan untuk memulihkan kesehatan tubuh, hingga menghilangkan capek dan pegal setelah beraktivitas.



Simak Video "Kekebalan Tubuh Usai Sembuh Covid-19 Disebut Sementara"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)