ADVERTISEMENT

Jumat, 17 Apr 2020 15:04 WIB

Stres akibat Pandemi Corona Bikin Gendut, Begini Cara Mencegahnya

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
ilustrasi stres Stres akibat Corona bikin gendut, begini cara mencegahnya. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Berdiam diri di dalam rumah dan tidak boleh beraktivitas di luar ruangan selama pandemi virus Corona COVID-19 berlangsung membuat sebagian orang menjadi stres.

Dikutip dari New York Post, seorang ahli gizi bernama Shawn Taibott mengatakan bahwa stres yang terjadi akibat pandemi virus Corona bisa membuat banyak orang menjadi gendut. Sebab saat stres, seseorang akan sulit untuk memperhatikan kesehatan dan mengabaikan pola hidup sehat.

"Kami tidak tahu kapan pandemi akan berakhir, kami tidak tahu kapan karantina akan berakhir, kami tidak tahu apa yang akan terjadi dengan pekerjaan kami. Semua itu menciptakan ketidakpastian dan mengarah ke respon stres yang diaktifkan secara kronis ini," jelas Taibott.

Menurutnya, respon stres yang terjadi dapat mengganggu proses metabolisme pada seseorang, sehingga menyebabkan penurunan daya tahan tubuh, otot, dan kulit yang merusak. Tiabott juga menjelaskan bahwa satu-satunya bagian tubuh yang tidak menyusut karena stres adalah lemak.

"Lemak perut Anda adalah satu-satunya jaringan yang berkembang sebagai respon terhadap stres," kata Taibott.

Meski begitu, kamu tak perlu khawatir karena Taibott membagikan tips untuk mengatasi gendut akibat stres di tengah pandemi virus Corona, seperti berikut ini:

1. Diet

"Beberapa nutrisi yang paling efektif adalah buah dan sayur-sayuran berwarna cerah," ucap Taibott.

Menurutnya buah dan sayur-sayuran berwarna cerah itu mengandung banyak serat dan dapat membantu bakteri usus baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Beberapa buah seperti kiwi, beri, dan jeruk disarankan oleh Taibott karena mengandung senyawa nutrisi alami yang berperan sebagai anti-stres dalam tubuh.

Selain itu mengonsumsi asam lemak omega 3 juga merupakan cara efektif untuk meredakan respon stres dalam tubuh. Menurut Taibott asam lemak omega 3 bisa didapatkan dari ikan makarel atau tuna, sedangkan bagi yang vegetarian bisa mencoba kacang-kacangan dan biji-bijian untuk mendapatkan nutrisi ini.

2. Olahraga

Ketika stres, hormon kortisol akan diproduksi oleh otak. Hormon ini berfungsi untuk mengendalikan tingkat stres pada seseorang.

Menurut Tiabott, olahraga merupakan cara yang paling efisien untuk mengendalikan hormon kortisol, sehingga stres bisa cepat mereda.

"Anda bisa mencoba meluangkan waktu untuk sedikit berolahraga di dalam ruangan. Misalnya jumping jacks, squat atau melakukan tarian di video TikTok," jelasnya.

3. Tidur cukup

Setelah seharian beraktivitas seperti mengonsumsi makan-makanan yang sehat, berolahraga, sebaiknya jangan lupa untuk beristirahat dengan cukup, karena itu juga merupakan salah satu kunci agar tidak stres.

"Jika Anda kurang tidur, itu akan menjadi salah satu hal yang benar-benar akan meningkatkan kadar stres Anda," ucap Tiabott.



Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT