Jumat, 17 Apr 2020 18:31 WIB

Peneliti Sebut Sinar Ultraviolet Bisa Cegah Penyebaran Virus Corona

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
closeup of a caucasian doctor man holding a world globe with a protective mask with the word coronavirus written in it Sinar UV disebut bisa bunuh virus Corona. (Foto: iStock)
Jakarta -

Seorang peneliti sekaligus direktur Pusat Penelitian Radiologi di Universitas Columbia, David Brenner mengatakan bahwa jenis cahaya tertentu bisa membunuh virus di udara. Beberapa virus yang dimaksud salah satunya adalah virus Corona.

Brenner telah mempelajari bahwa sinar ultraviolet atau sinar UV berpotensi untuk melawan penyebaran virus. Sinar UV ini dikenal karena sifatnya yang bisa membunuh kuman dan digunakan untuk mensterilkan peralatan, hingga area rumah sakit.

"Paparan sinar ini khususnya UVC aman untuk manusia, karena tidak bisa melewati sel-sel hidup di tubuh kita," katanya yang dikutip dari ABC News.

"Setelah menjalankan beberapa tes tambahan terhadap UVC atau sinar jauh, kami melihat bahwa dalam dosis yang rendah saja bisa membunuh 99 persen virus," lanjut Brenner.

Tim Brenner sebelumnya telah menguji UVC ini terhadap dua virus Corona musiman, dan saat ini sedang mengujinya dengan virus COVID-19 yaitu SARS-CoV-2. Lampu yang menggunakan sinar UVC juga sedang diproduksi dan menunggu persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).

Meski masih menunggu persetujuan dan perizinan dari FDA, permintaan masyarakat terhadap lampu tersebut sangat tinggi. Hal ini membuat perusahaan yang memproduksinya, Cy Herring, harus bekerja sepanjang waktu.



Simak Video "Khasiat Temulawak yang Digadang Mampu Cegah Infeksi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)