Senin, 20 Apr 2020 05:00 WIB

6 Organ Tubuh yang Terdampak Virus Corona, Paru-paru hingga Testis

Anjar Mahardhika - detikHealth
Male suffering with pain in the urogenital system. Disease for men. The concept of protection of sexually transmitted infections. Virus Corona COVID-19 (Foto: iStock)
Jakarta -

Virus Corona COVID-19 diketahui menyerang sistem pernapasan manusia yang menyebabkan peradangan pada paru-paru. Penyakit ini pertama kali mewabah di Wuhan, China, pada Desember lalu.

Tak hanya menyerang paru-paru virus ini ternyata berdampak ke banyak organ dalam tubuh.

Berikut dampak virus Corona di berbagai organ tubuh yang dirangkum detikcom dari berbagai sumber:

1. Paru

Virus Corona merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan, hal ini dapat dampak pada paru-paru. Pasien dengan kondisi parah yang membutuhkan ventilator cenderung lebih rentan mengalami efek jangka panjang seperti kerusakan pada paru-paru dan sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS).

2. Jantung

Sebuah studi dari peneliti Wuhan mengatakan bahwa 20 persen pasien yang terinfeksi COVID-19 juga mengalami kerusakan jantung. Virus itu juga bisa merusak jantung. Dokter di China dan New York telah melaporkan miokarditis, peradangan otot jantung, dan, lebih berbahaya, irama jantung yang tidak teratur yang dapat menyebabkan jantung yang berhenti.

"Seseorang yang sekarat karena pneumonia yang buruk bisa meninggal karena jantungnya berhenti. Itu bisa terjadi karena tidak bisa mendapatkan cukup oksigen hingga menyebabkan sistem tubuh rusak dan tidak terkontrol fungsinya," jelas Dr Robert Bonow, profesor kardiologi Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern.

3. Otak

Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, dr Mursyid Bustami, SpS (K) KIC MARS, membenarkan bahwa pasien Corona berisiko mengalami gangguan pada otak dan saraf. Hal ini disebut berkaitan dengan badai sitokin karena reaksi imunitas tubuh yang berlebihan. pasien Corona yang mengalami gangguan pada otak juga akan mengalami penurunan kemampuan fungsi otak.

"Kemampuan dari fungsi otak akan menurun misalkan penurunan kemampuan kesadaran. Ada beberapa teori yang mengatakan bahwa COVID-19 sendiri juga ada berisiko timbulnya kejadian stroke, tapi ini butuh penelitian lebih dalam tentunya," tutupnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "WHO Sebut COVID-19 Bukan Penyakit Musiman, Tahan di Segala Cuaca"
[Gambas:Video 20detik]