Senin, 20 Apr 2020 20:18 WIB

Round Up

Heboh Video Luna Maya Dianggap Remehkan Corona

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Luna Maya Luna Maya (Foto: Gus Mun/detikHOT)
Jakarta -

Sebuah video percakapan Luna Maya dengan dokter hewan Moh Indro Cahyono mendadak viral. Dalam video tersebut disebutkan bahwa tidak ada kasus kematian yang disebabkan hanya karena virus Corona COVID-19.

"COVID-19 ini membuat sakit, tetapi tidak ganas dan membunuh seperti yang ada di media," ujar drh Indro dalma video tersebut.

"Belum pernah satu pun ada yang meninggal karena COVID-19," lanjut drh Indro.

Pernyataan dalam video yang diunggah akun fanbase @lunamayadiary di Instagram beberapa hari lalu ini sontak menjadi perhatian publik, termasuk para dokter dan juga organisasi profesi dokter hewan sendiri.

Dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP, (K), pun ikut membantah tegas pernyataan ini. Bahkan ia menyebut 15 persen pasien ditemukan meninggal karena virus Corona COVID-19 tanpa penyakit penyerta.

"Dan sekarang statement tersebut menurut saya itu statement yang salah dan menyesatkan karena seandainya pasien itu dengan komorbid tidak terkena COVID-19 maka orang itu mungkin masih bisa survive. Artinya adanya komorbid pada COVID-19 ini menyebabkan kondisi penyakitnya tersebut terjadi pemburukan yang lebih cepat," kata dr Agus.

"Bahkan ada yang tidak memiliki komorbid, 15 persen data di rumah sakit rujukan itu meninggal tanpa komorbid, usianya muda, ada yang bayi malah, ada yang usia remaja nggak ada komorbid meninggal, jadi fakta itu sudah ada kenyataannya, bahwa itu terjadi," lanjut dr Agus kembali menegaskan.

Tak lama berselang, beredar pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB PDHI) yang mengimbau anggotanya untuk berhati-hati dalam membuat pernyataan. Pernyataan ini termuat dalam surat berlabel 'Excecutive Note'.

"Kami mengharapkan kepada dokter hewan ini pertama mendukung program pemerintah. Kemudian kedua, tidak memberikan statement yang sifatnya membuat bingung masyarakat dan tidak membuat galau masyarakat," jelas Ketua PB PDHI, drh H M Munawaroh, MM.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)