Selasa, 21 Apr 2020 06:00 WIB

Jenuh Kelamaan Stay at Home, Ancaman Virus Corona Jadi Terasa Biasa Saja

Ayunda Septiani - detikHealth
Begini kondisi Terminal Kalideres, Jakarta Barat saat penerapan PSBB hari pertama, Jumat (10/4/22020). Nampak beberapa warga memilih untuk tetap mudik. Kelamaan 'lockdown' bikin jenuh (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Kelamaan stay at home bisa memicu kejenuhan atau rasa bosan. Bisa juga membuat orang makin menganggap biasa dan lengah terhadap ancaman pandemi.

Psikolog dari Personal Growth, Veronica Adesla, mengatakan jenuh bisa membuat orang kehilangan rasa takut dan menganggap 'biasa saja' virus Corona. Pada saat itulah, seseorang menganggap tidak ada ancaman bahaya apapun pada dirinya.

"Ketika masyarakat mulai merasa jenuh di rumah dan menilai bahwa selama ini dirinya baik-baik saja, tidak terjadi apa-apa. Dan sudah mulai banyak juga yang berkeliaran di luar sana," ujar Veronica saat dihubungi detikcom, Senin (20/4/2020).

"Selain itu juga terdapat perusahaan-perusahaan yang sudah memperbolehkan karyawannya WFH (Work from Home) ataupun shift-shift-an namun menerapkan potong gaji," sambungnya.

Di samping itu, penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) menurutnya menyebabkan karyawan secara kondisi finansial pas-pasan, sebagian orang yang membutuhkan uang untuk bertahan hidup akan memilih untuk tetap bekerja full time.

Padahal menurut Veronica, bahaya nyata dari virus Corona masih berlangsung, pasien positif virus Corona COVID-19 masih terus bertambah. Veronica juga mengimbau agar masyarakat untuk tetap disiplin terhadap kebijakan pemerintah.

Ia juga menjelaskan sikap disiplin membuat kemungkinan pandemi virus Corona bisa segera berakhir sehingga nantinya dapat kembali bekerja, mendapatkan penghasilan normal, anak-anak dapat kembali bersekolah, dan beraktivitas lainnya.



Simak Video "Kasus Corona Membengkak di RI, Lockdown atau PSBB Lagi? "
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)