Selasa, 21 Apr 2020 12:56 WIB

Jokowi Akhirnya Larang Mudik, Pakar Ragukan Kesiapan Daerah Hadapi Corona

Anjar Mahardhika - detikHealth
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memakai masker saat melantik Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/4/2020). Ahmad Riza Patria resmi menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta seusai dilantik Presiden Joko Widodo. Jokowi melarang warga mudik tahun ini (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan melarang mudik Lebaran pada hari raya Idul Fitri 1441 H bagi semua warga. Sebelumnya, ia hanya melarang mudik untuk aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMN, dan TNI-Polri.

"Mudik semuanya akan kita larang. Oleh sebab itu, saya minta persiapan yang berkaitan dengan itu mulai disiapkan," ujar Jokowi membuka ratas di Istana Presiden yang disiarkan langsung lewat akun YouTube Setpres, Selasa (21/4/2020).

Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME), Prof Amin Soebandrio, menyambut positif kebijakan ini. Menurutnya mudik dapat meningkatkan risiko penyebaran virus Corona yang semakin luas ke daerah-daerah.

"Mudik itu berpotensi untuk memindahkan virus dari satu daerah ke daerah lain terutama dari kota besar ke daerah-daerah di kota-kota kecil," kata Prof Amin saat dihubungi detikcom, Selasa (21/4/2020).

Prof Amin juga mengatakan, mudik dapat mempersulit pemerintah untuk melacak persebaran virus Corona di tengah masyarakat. Terlebih ia mempertanyakan kesiapan daerah kecil dalam menangani wabah ini jika mudik masih terus dilaksanakan.

"Mempersulit proses pelacakan dan juga proses karantina mandiri karena dari Jakarta mereka akan menyebar. Kita tidak tahu kesiapan di daerah masing-masing. Karena kalau kita bicara daerah kan bukan hanya kota besar, kota kabupatennya tapi di daerah-daerah lebih kecil di tingkat pedesaan," lanjutnya.

"Jadi intinya larangan mudik itu adalah bagian dari skenario besar untuk pembatasan sosial berskala besar (PSBB)," pungkasnya.



Simak Video "Epidemiolog: RI Cepat Bebas Corona Asal Dipimpin Langsung Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)