Selasa, 21 Apr 2020 13:10 WIB

Larangan Mudik Tak Langsung Hentikan Corona, Warga Tetap Perlu Isolasi

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Presiden Joko Widodo menghimbau masyarakat Indonesia untuk tidak diperkenankan mudik demi mencegah penularan virus corona (COVID-19). Presiden Jokowi larang mudik Lebaran. (Foto: Antara Foto)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo telah menyatakan akan melarang seluruh warga mudik Lebaran hari raya Idul Fitri 1441 H. Ia meminta segala hal yang terkait dengan pelarangan mudik untuk segera disiapkan.

"Mudik semuanya akan kita larang," ujar Jokowi membuka ratas di Istana Presiden yang disiarkan langsung lewat akun YouTube Setpres, Selasa (21/4/2020).

Dari beberapa kajian yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, masuk ada 24 persen warga yang berkeinginan mudik Lebaran dan 7 persen bahkan telah mudik. Untuk itu pelarangan ini disebut langkah mencegah penularan Corona semakin meluas.

Pada prinsipnya, mudik berpotensi menjadi sumber penularan infeksi COVID-19 dari satu daerah ke daerah lain. Potensi endemik virus Corona di daerah tujuan mudik akan lebih cepat dan besar. Disebutkan oleh Staf Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Panji Fortuna Hadisoemarto, pelarangan mudik bisa membuat potensi penyebaran virus Corona menurun.

"Tapi kita tidak bicara bahwa tidak ada mudik akan menghentikan penularan penyakit yang sudah terjadi di dalam masing2 daerah. Supaya penularan yang sudah terjadi bisa dihentikan, maka intervensi seperti PSBB dan isolasi kasus harus tetap dijalankan dengan efektif," ujarnya kepada detikcom melalui pesan singkat, Selasa (21/4/2020).

Sebelumnya, Wuhan sebagai episentrum penyebaran virus Corona pertama di China juga melakukan pembatasan perjalanan dan lockdown beberapa hari sebelum perayaan Tahun Baru Imlek. Hal tersebut terbukti bisa menekan penularan virus Corona.

"Saya pikir melarang mudik sudah mirip-mirip mengkarantina wilayah, ya," imbuhnya.

Saat ini, Panji menyebut pemerintah harus lebih tegas dan bisa meyakinkan banyak masyarakat dan menunjukkan bahwa larangan mudik memang memiliki dampak positif. Terlebih mudik Lebaran adalah tradisi yang tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat Indonesia.



Simak Video "Epidemiolog Sebut Larangan Mudik Tak Efektif Tekan Mobilitas Masyarakat"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)